Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Antisipasi Cuaca Ekstrem, Vista Land Bangun Sistem Drainase Terintegrasi

        Antisipasi Cuaca Ekstrem, Vista Land Bangun Sistem Drainase Terintegrasi Kredit Foto: Vista Land
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Meningkatnya intensitas cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan mendorong pengembang perumahan memperkuat strategi mitigasi banjir melalui pembangunan infrastruktur pengendali air. Pengembang Puri Harmoni 8 di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, memperkuat sistem drainase terintegrasi dan membangun turap penahan air sebagai langkah mengurangi risiko genangan di kawasan hunian.

        Langkah tersebut dilakukan Vista Land Group di tengah meningkatnya tantangan pengelolaan kawasan akibat perubahan pola cuaca dan potensi luapan sungai di wilayah dengan curah hujan tinggi.

        Humas Vista Land Group Erlan mengatakan pengelolaan lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan proyek perumahan, termasuk pembangunan sistem drainase yang mengikuti standar teknis dan regulasi.

        “Sejak tahap awal pembangunan, kami selalu mengedepankan aspek lingkungan, khususnya dalam pengelolaan drainase dan mitigasi banjir. Ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan hunian yang berkelanjutan,” ujar Erlan di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/5/2026).

        Menurutnya, Puri Harmoni 8 dan Puri Harmoni 8 Extension telah memiliki sistem drainase yang mengacu pada standar teknis dan mengantongi izin dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor sejak 2019.

        Sebagai bagian dari mitigasi jangka panjang, pengembang membangun turap di sepanjang Sungai Cimanceuri yang melintasi kawasan perumahan. Infrastruktur tersebut memiliki panjang sekitar 450 meter dengan tinggi mencapai 7 meter dari dasar sungai.

        Turap itu juga dilengkapi pintu air yang dapat dikelola warga untuk membantu pengendalian debit air saat musim hujan.

        “Pembangunan turap ini merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang kami untuk melindungi kawasan hunian dari risiko banjir akibat luapan sungai,” katanya.

        Selain membangun infrastruktur fisik, perusahaan juga menyiapkan pompa air berkapasitas besar dan kecil untuk mempercepat penyedotan air ketika terjadi genangan.

        Menurut Erlan, pengembang juga melakukan koordinasi lapangan bersama pemerintah daerah saat kondisi darurat, termasuk pendistribusian bantuan logistik hingga pembentukan posko bagi warga terdampak.

        Baca Juga: Rumah Subsidi Sepi Peminat, BI Catat Penjualan Turun 45%

        Baca Juga: Target Bangun 5.000 Rumah Subsidi, Vista Land Gandeng BCA Buka Akses Hunian MBR

        Baca Juga: Andalkan Rumah Second, Pasar Properti Dinilai Masih Bergairah Tahun ini

        Ia menilai mitigasi banjir memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pengembang, hingga masyarakat.

        “Kami percaya penanganan banjir harus dilakukan bersama. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan juga mengajak warga untuk aktif menjaga lingkungan,” katanya.

        Vista Land menyebut genangan yang sempat terjadi di kawasan tersebut bukan merupakan kondisi rutin. Genangan dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan luapan Sungai Cimanceuri akibat kiriman air dari wilayah hulu, termasuk Bendungan Katulampa.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: