Jangan Khawatir Ketinggalan! Komdigi Siapkan 200 Titik Nobar Baru Piala Dunia
Kredit Foto: Istimewa
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan menambah sekitar 200 titik nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di berbagai daerah guna memastikan masyarakat dapat menikmati ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Menurut Meutya, penambahan titik nobar akan melibatkan jaringan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) daerah, komunitas digital, relawan digital, serta berbagai mitra yang tergabung dalam ekosistem Kemkomdigi.
“Dari ekosistem Kemkomdigi, kami akan menambah sekitar 200 titik nobar yang melibatkan jaringan Diskominfo daerah, komunitas, relawan digital, dan berbagai mitra ekosistem kami. Kami ingin kemeriahan Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke berbagai daerah,” ujar Meutya di Jakarta, Minggu (14/6/2026).
Ia menuturkan Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang hiburan olahraga, tetapi juga sarana memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan persatuan masyarakat.
“Piala Dunia bukan sekadar tontonan. Ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Indonesia,” katanya.
Berdasarkan data TVRI, saat ini telah terdata hampir 12 ribu titik nonton bareng yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah menjelang dimulainya turnamen.
Meutya menegaskan pemerintah juga akan memastikan masyarakat di wilayah yang masih menghadapi tantangan konektivitas tetap dapat mengakses siaran Piala Dunia 2026. Untuk itu, Kemkomdigi akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna menyiapkan dukungan yang diperlukan.
Baca Juga: Harga Tiket Selangit, Penonton Piala Dunia 2026 Dicurigai Cuma Hasil Rekayasa FIFA
Baca Juga: Bakal Ada Banyak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Jabar, DPRD Siapkan Bersama TVRI
“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal untuk menikmati momen bersejarah ini. Jika terdapat wilayah dengan tantangan konektivitas, pemerintah akan menyiapkan berbagai solusi agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Meutya, perluasan titik nobar dan dukungan konektivitas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah agar kemeriahan Piala Dunia 2026 dapat dirasakan secara merata, termasuk di daerah dan wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Penayangan Piala Dunia FIFA 2026 nantinya akan disiarkan oleh TVRI sebagai pemegang hak siar turnamen tersebut di Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: