Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pertamina Trans Kontinental Siapkan Kapal untuk Dukung Proyek FAME 2026

        Pertamina Trans Kontinental Siapkan Kapal untuk Dukung Proyek FAME 2026 Kredit Foto: Pertamina Trans Kontinental
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memperkuat perannya dalam rantai pasok energi nasional melalui kerja sama jasa penyewaan kapal dan pengelolaan Ship-to-Ship (STS) untuk Proyek Fatty Acid Methyl Ester (FAME) Balikpapan 2026.

        Kerja sama tripartit tersebut ditandatangani pada 19 Mei 2026 di Jakarta, melibatkan PT Pertamina Patra Niaga, PTK, serta mitra kerja yang tergabung dalam Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BUBBN) dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI).

        Dalam skema kerja sama ini, PTK bertindak sebagai penyedia jasa penyewaan kapal dan sarana operasional pendukung untuk memastikan kelancaran distribusi dan pengelolaan logistik FAME tahun 2026. Layanan tersebut mencakup pengoperasian armada dan fasilitas maritim terintegrasi di wilayah operasional strategis.

        Direktur Pemasaran PT Pertamina Trans Kontinental, Albertus Budi Anto Santosa, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat layanan maritim terintegrasi di sektor energi.

        “Kolaborasi ini memperkuat bisnis Integrated Maritime Solution melalui layanan marine services, support vessel, port operation, dan shorebase yang andal dalam mendukung kebutuhan energi nasional,” ujar Albertus dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).

        Baca Juga: Pertamina Gandeng ERIA, Transisi Energi RI Makin Ngebut!

        Melalui kerja sama ini, PTK akan menyediakan dan mengoperasikan Floating Storage, Harbour Tug, Shuttle Vessel, serta tenaga kerja, peralatan, dan fasilitas pendukung lainnya. Infrastruktur tersebut digunakan untuk mendukung kelancaran metode Ship-to-Ship (STS) dalam distribusi FAME.

        PTK menegaskan, seluruh operasional dijalankan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, keandalan operasional, serta prinsip operational excellence.

        Sebagai perusahaan logistik energi maritim, PTK saat ini mengelola ratusan armada kapal di berbagai wilayah operasional di Indonesia. Perusahaan juga mencatat tingkat keandalan layanan di atas 99 persen, yang menjadi indikator penting dalam industri energi terkait ketepatan waktu dan keselamatan operasional.

        Dengan integrasi layanan yang meliputi Support Vessel Provider, Marine Service, Port Operations Services, dan Shorebase, PTK menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan maritim yang profesional, unggul, dan berdaya saing guna mendukung ketahanan energi nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: