Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Confluent Gaspol AI Real-Time, Keamanan Data Jadi Fokus Utama

        Confluent Gaspol AI Real-Time, Keamanan Data Jadi Fokus Utama Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perusahaan teknologi streaming data Confluent menambahkan sejumlah fitur baru pada layanan Confluent Intelligence dan Confluent Cloud untuk mendukung pengembangan aplikasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) real-timeyang lebih aman dan mudah diterapkan di lingkungan produksi.

        Pembaruan tersebut mencakup integrasi alat pengembangan AI, perlindungan data otomatis, hingga konektivitas privat untuk layanan berbasis cloud.

        Head of AI Confluent Sean Falconer mengatakan banyak proyek AI mengalami hambatan ketika memasuki tahap implementasi akibat persoalan keamanan dan pengelolaan data.

        “Perusahaan biasanya sudah memiliki model AI, tetapi risiko keamanan dan data yang terfragmentasi sering menghambat penerapan di lingkungan produksi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (25/5/2026).

        Salah satu fitur yang diperkenalkan ialah kemampuan pengelolaan operasi streaming menggunakan bahasa alami melalui Confluent MCP dan Agent Skills. Teknologi ini memungkinkan pengembang memanfaatkan AI untuk membangun hingga memantau alur data secara otomatis.

        Confluent juga menambahkan fitur penyamaran otomatis informasi identitas pribadi atau personally identifiable information (PII) pada Flink SQL. Fitur ini ditujukan untuk membantu sektor dengan regulasi ketat seperti keuangan, kesehatan, dan asuransi dalam menjaga keamanan data.

        Selain itu, perusahaan menghadirkan dukungan Azure Private Link agar koneksi ke layanan AI eksternal dapat dilakukan melalui jalur privat tanpa menggunakan internet publik.

        Perusahaan turut memperluas integrasi dengan alat open source dbt untuk mempermudah pengelolaan pipeline data streaming menggunakan alur kerja yang umum dipakai para insinyur data.

        Baca Juga: Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi

        Baca Juga: Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

        Vice President and General Manager APAC Confluent Greg Taylor mengatakan banyak proyek AI di kawasan Asia Pasifik berhenti di tahap uji coba akibat masalah keamanan dan skalabilitas data.

        “Kami memberikan organisasi jalur yang jelas dan aman untuk menciptakan kasus penggunaan di dunia nyata yang benar-benar memberikan dampak signifikan bagi bisnis,” kata Taylor.

        Menurutnya, kebutuhan akan sistem data yang aman dan terintegrasi menjadi salah satu faktor penting dalam implementasi AI di dunia industri.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: