- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Potong Dam Haji di Tanah Air Melonjak 32.691 Ekor, Kementan Targetkan 200 Ribu Ekor di Masa Depan
Kredit Foto: Dokumentasi Kementerian Pertanian
Momentum Iduladha menjadi salah satu indikator valid untuk mengukur tingkat daya beli dan perputaran uang di masyarakat kelas menengah. Data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) mencatat tren konsumsi yang sangat bullish di sektor ini.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan, jumlah pemotongan hewan kurban pada 2025 sukses menyentuh 2.268.764 ekor, melesat 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2.033.995 ekor). Tren positif ini diproyeksikan kembali berlanjut pada 2026 seiring total ketersediaan stok yang disiapkan mencapai 3,2 juta ekor.
“Ini artinya alhamdulillah Allah telah memberikan rahmat-Nya, telah memberikan rezekinya kepada bangsa kita, negara kita. Hari ini di saat kesulitan perang di mana-mana kita dalam keadaan yang baik, itu perlu tentu kita syukuri bersama,” ujar Wamentan Sudaryono melalui keterangan persnya, dikutip Kamis (28/5/2026).
Di sisi lain, Sektor peternakan nasional tengah menikmati katalis pertumbuhan baru dari skema penyembelihan dam (denda) haji di dalam negeri. Optimalisasi regulasi ini membuka pangsa pasar yang masif bagi para peternak kambing dan domba lokal.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Agung Suganda, melaporkan lonjakan permintaan yang eksponensial. Jika tahun lalu hanya sekitar 10 ribu ekor kambing yang disembelih melalui skema dam haji domestik, tahun 2026 ini volumenya meroket menembus 32.690 ekor.
"Tahun kemarin kurang lebih sekitar 10.000 ekor kambing disembelih dalam rangka dam haji, tahun ini sudah naik lagi, sebanyak 32.691 ekor," rinci Agung di hadapan Wamentan Sudaryono.
Bagi investor agribisnis, ini adalah potensi pasar yang belum tergarap maksimal (untapped market). Agung memproyeksikan efek berganda (multiplier effect) yang luar biasa jika seluruh jemaah haji Indonesia mengeksekusi dam di Tanah Air.
Ke depannya, pihak kementerian menargetkan seluruh pembayaran dam dapat diakomodasi sepenuhnya oleh para peternak lokal di Indonesia. "Insyaallah ke depan kita bisa sejumlah dengan jamaah haji kita kurang lebih 200.000 ekor, Pak," ujar Agung menaruh harapan besar.
"Kalau 200 ribu jemaah haji saja ditambah dengan kebutuhan kurban tadi, maka setiap tahun paling tidak lebih dari 2 juta ekor harus disiapkan. Ini menambah keberkahan (margin keuntungan) bagi teman-teman peternak kita," lanjut Agung.
Pemenuhan ratusan ribu hewan tersebut diproyeksikan bakal memutar roda perniagaan di sektor peternakan secara masif. "Tentu ini akan mendorong perekonomian para peternak kambing dan domba kita," lugas Agung.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri