Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap TKA 2026 Jenjang SMA/SMK dan Skema Aturan Barunya

        Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap TKA 2026 Jenjang SMA/SMK dan Skema Aturan Barunya Kredit Foto: ChatGPT/Belinda Safitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah merilis jadwal resmi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik untuk jenjang SMA sederajat. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati menyatakan agenda ujian nasional ini akan digelar pada Oktober 2026.

        "Maju sedikit satu pekan pelaksanaan menjadi 26 Oktober sampai 8 November," kata Rahmawati di Kantor BKPDM, Selasa (26/5/2026). Sementara itu, proses pendaftaran peserta akan dibuka mulai 18 Agustus 2026 hingga 27 September 2026.

        Detail Jadwal Pelaksanaan TKA 2026

        • Pendaftaran: 18 Agustus s.d. 27 September 2026.
        • Simulasi: 21 s.d. 27 September 2026.
        • Gladi Bersih: 5 s.d. 18 Oktober 2026.
        • Pelaksanaan Utama: 26 Oktober s.d. 8 November 2026.
        • Pelaksanaan Susulan: 16 s.d. 29 November 2026.
        • Pengolahan Hasil: 8 November s.d. 22 Desember 2026.
        • Pengumuman Hasil: 23 Desember 2026.

        Aturan Pendaftaran dan Ragam Mata Pelajaran

        Pemerintah sengaja memberikan kelonggaran waktu pendaftaran selama lebih dari satu bulan lamanya. Kebijakan ini diambil agar para siswa memiliki waktu yang cukup matang dalam menentukan mata pelajaran pilihan mereka.

        Langkah tersebut menjadi solusi karena penentuan mata pelajaran pilihan kerap kali membuat siswa SMA dan SMK merasa kebingungan. Pada pelaksanaan tahun ini, Kemendikdasmen menyediakan total 69 mata pelajaran pilihan bagi para peserta.

        Baca Juga: TKA 2026: Matematika Kini Hanya 25 Soal

        Jumlah pilihan ini meningkat signifikan setelah pemerintah memasukkan 50 mata pelajaran vokasi baru khusus untuk siswa SMK. Penambahan variasi mata pelajaran ini ditujukan untuk mengakomodasi keragaman bakat, minat, serta rencana karier masa depan murid.

        Meskipun panitia menyediakan puluhan opsi, setiap siswa hanya diperbolehkan mengambil maksimal dua mata pelajaran pilihan. Melalui skema ini, hasil ujian diharapkan mampu merepresentasikan aspirasi studi lanjut maupun kesiapan kerja peserta didik secara akurat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: