Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Narasinya Hampir Sama,' Seno Aji Curiga Sedang 'Diadu Domba' dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

        'Narasinya Hampir Sama,' Seno Aji Curiga Sedang 'Diadu Domba' dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengaku merasa sedang “di-frame” dan dikambinghitamkan dalam polemik hak angket terhadap Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yang belakangan memanas di ruang publik.

        Di tengah derasnya tudingan di media sosial yang menyebut dirinya sebagai dalang di balik pengusulan hak angket DPRD Kaltim, Seno menegaskan dirinya sama sekali tidak terlibat dalam proses politik tersebut.

        Baca Juga: 'Itu Sikap Personal Dewan,' Rapat Hak Angket Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tak Didukung Partai Golkar

        “Saya juga tak mau situasi ini. Di-frame seolah-olah karena saya wagub dan ada hak angket terhadap gubernur, maka saya yang mengotaki semuanya. Terlalu hebat kalau saya bisa mengatur itu,” kata Seno Aji, Dikutip Jumat (29/5/2026).

        Menurutnya, tudingan yang diarahkan kepadanya dibangun hanya berdasarkan asumsi dan narasi liar yang terus diputar tanpa verifikasi memadai. Ia bahkan menyebut pola pemberitaan dan isu yang beredar terlihat seragam dan terus digoreng tanpa menghadirkan penjelasan berimbang.

        “Saya amati, seluruh narasinya hampir sama. Isu itu terus dinaikkan, tetapi tanpa ada keterangan dari saya ataupun penjelasan logis kenapa tudingan itu diarahkan ke saya,” ujarnya.

        Seno menilai dirinya diseret semata-mata karena posisinya sebagai wakil gubernur. Ia menyebut tudingan tersebut sebagai bentuk “cocokologi” politik yang dipaksakan.

        “Jadi, hanya karena posisi saya sebagai wagub, kemudian saya dituding demikian? Ini seperti cocokologi,” katanya.

        Ia juga menyayangkan minimnya upaya konfirmasi langsung kepadanya sebelum isu berkembang luas di media sosial. Menurutnya, sebagian pihak justru lebih sibuk membangun opini dibanding mencari fakta sebenarnya.

        “Ada beberapa wartawan yang bertanya langsung ke saya dan sudah saya jawab. Tetapi yang masif beredar justru tudingan-tudingan itu,” ujar Seno.

        Dalam nada bercanda, Seno bahkan menyindir tudingan yang menyebut dirinya mampu mengendalikan dinamika politik DPRD Kaltim.

        “Kalau saya bisa mengatur semua itu, mungkin sekarang saya sudah diminta Trump jadi konsultan politiknya,” ucapnya sambil tertawa.

        Seno juga meluruskan soal foto viral yang memperlihatkan sejumlah penginisiasi aksi bersama dirinya. Ia menegaskan foto tersebut merupakan dokumentasi lama yang kembali dipakai untuk membangun narasi baru.

        “Itu foto lama yang dipakai lagi untuk kondisi yang berbeda,” tegasnya.

        Ia memastikan proses hak angket sepenuhnya merupakan kewenangan DPRD Kaltim sebagai lembaga legislatif dan tidak ada campur tangan pemerintah provinsi.

        “Terkait isu yang beredar itu, saya perlu sampaikan proses hak angket sepenuhnya merupakan kewenangan DPRD sebagai lembaga legislatif. Pemerintah provinsi menghormati setiap proses yang berjalan sesuai aturan dan tata tertib yang berlaku,” katanya.

        Sebelumnya, Humas Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Lukman Nil Hakim juga membantah tudingan adanya konspirasi politik dengan Seno Aji.

        Menurut Lukman, foto yang viral merupakan dokumentasi lama saat agenda silaturahmi internal LSM JAGA Kaltim pada Desember 2025.

        Baca Juga: 'Pemimpin Jangan Dibiarkan Sendiri,' Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Minta Warganya untuk Jaga Persatuan

        “Kami ingin meluruskan bahwa kabar tentang kami bertemu Wakil Gubernur sebelum demo itu adalah bohong atau hoaks,” kata Lukman.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: