Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Optimistis Bisa Putus Rantai Kemiskinan, Begini Jurusnya

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Optimistis Bisa Putus Rantai Kemiskinan, Begini Jurusnya Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan pendidikan menjadi senjata utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memutus rantai kemiskinan.

Melalui program pendidikan gratis mulai jenjang sarjana hingga doktoral, Pemprov Kaltim kini mendorong transformasi besar di sektor sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: Waktu Rapat Hak Angket Ditetapkan, Nasib Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tinggal Menghitung Hari

“Pendidikan menjadi satu-satunya cara untuk memutus rantai kemiskinan,” tegas Rudy Mas’ud dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).

Kebijakan ini menunjukkan Pemprov Kaltim tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik di tengah kehadiran IKN, tetapi juga tengah menyiapkan “mesin sosial” baru berupa SDM unggul agar masyarakat lokal tidak tertinggal dalam persaingan ekonomi masa depan.

Rudy mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan seluruh anak-anak di Benua Etam memperoleh akses pendidikan tanpa diskriminasi. Program tersebut diklaim terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan gender, agama, suku, maupun latar belakang budaya.

Selain menghadirkan pendidikan gratis, Pemprov Kaltim juga memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta demi memperluas akses pendidikan.

Kedua langkah ini bahkan membawa Kaltim meraih penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Provinsi atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Abdul Mu’ti kepada Rudy Mas’ud pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta.

Menurut Rudy, sekolah swasta kini diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

“Kami telah memberikan perhatian yang sama kepada sekolah negeri dan swasta untuk semua jenjang pendidikan hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Dalam penghargaan tersebut, Kaltim disejajarkan dengan Jawa Tengah dan Jakarta sebagai daerah yang dinilai berhasil membangun kolaborasi pendidikan inklusif.

Sementara di tingkat kota, penghargaan serupa diterima Balikpapan bersama Surabaya dan Batam.

Baca Juga: 'Pemimpin Jangan Dibiarkan Sendiri,' Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Minta Warganya untuk Jaga Persatuan

Pemprov Kaltim berharap langkah memperluas akses pendidikan ini dapat menjadi fondasi lahirnya generasi baru yang mampu keluar dari lingkaran kemiskinan dan bersaing di era pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar