Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mau Blusukan ke Daerah, Jokowi Ditantang PDIP Buka Ijazah ke Publik

        Mau Blusukan ke Daerah, Jokowi Ditantang PDIP Buka Ijazah ke Publik Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan blusukan ke sejumlah daerah dalam waktu dekat kembali memunculkan sorotan terkait polemik ijazah yang belum sepenuhnya mereda. PDIP pun meminta Jokowi memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menjawab langsung keraguan masyarakat sekaligus mengakhiri perdebatan yang terus bergulir.

        Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan masih ada masyarakat yang mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk dalam daftar daerah tujuan blusukan mantan presiden tersebut. Menurutnya, kehadiran Jokowi di tengah masyarakat dapat menjadi kesempatan untuk memberikan penjelasan secara langsung.

        Andreas mengaku kerap menerima pertanyaan dari warga saat berkunjung ke daerah pemilihannya. Salah satu pertanyaan yang disebut paling sering muncul berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik.

        “Di NTT banyak orang yang ini, bertanya gitu, pas saya pulang ‘eh bapak bener tidak nih ijazahnya Pak Jokowi itu asli atau palsu?’ Sebetulnya Pak Jokowi (jika blusukan) ke sana, tentu (masyarakat bisa) tanya sendiri langsung,” kata Andreas.

        NTT menjadi salah satu dari tiga provinsi yang dijadwalkan masuk agenda blusukan Jokowi pada akhir Juni mendatang. Selain NTT, mantan Wali Kota Solo itu juga disebut akan mengunjungi Sumatera Barat dan Lampung.

        Meski demikian, Andreas menegaskan PDIP tidak merasa khawatir dengan agenda safari politik yang akan dilakukan Jokowi. Ia menilai partainya tetap memiliki basis dukungan yang kuat meski kini sudah tidak lagi bersama mantan kadernya tersebut.

        Menurut Andreas, rekam jejak elektoral PDIP selama ini menunjukkan partainya tetap mampu meraih kemenangan meskipun berada dalam dinamika politik yang berbeda. Karena itu, rencana kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah dinilai bukan ancaman bagi partai.

        “Apa yang dikhawatirkan? Wong waktu dia Presiden aja kita menang kok,” ujarnya.

        Senada dengan Andreas, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi Djarot Saiful Hidayat juga menilai rencana blusukan Jokowi tidak akan memengaruhi soliditas kader partainya. Ia justru menyebut kader PDIP semakin solid dalam menghadapi berbagai dinamika politik yang berkembang.

        Djarot menegaskan polemik ijazah sebaiknya tidak terus berlarut-larut dan menjadi perdebatan berkepanjangan di ruang publik. Karena itu, ia mendorong Jokowi menunjukkan ijazahnya secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian.

        Menurut Djarot, langkah tersebut dapat menjadi cara paling sederhana untuk menghentikan berbagai spekulasi yang terus muncul. Dengan begitu, perhatian publik tidak lagi tersita oleh polemik yang sama.

        “Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan untuk supaya masyarakat betul-betul yakin ya bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan aja ijazahnya,” kata Djarot.

        Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus mengungkapkan bahwa Jokowi akan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah dalam waktu dekat. Selain bertemu masyarakat, Jokowi juga dijadwalkan bersilaturahmi dengan relawan dan pengurus PSI di berbagai wilayah.

        Baca Juga: Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Bikin Jokowi Terkejut di Solo

        Bestari mengatakan agenda tersebut bertujuan mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para relawan dan kader PSI. Tiga daerah yang telah masuk agenda awal kunjungan adalah Lampung, NTT, dan Sumatera Barat.

        Di tengah rencana safari politik tersebut, isu ijazah kembali menjadi sorotan setelah sejumlah elite PDIP secara terbuka meminta Jokowi menunjukkan dokumen pendidikan yang selama ini dipersoalkan sebagian pihak. Desakan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa polemik ijazah masih akan mewarnai perjalanan politik Jokowi meski dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: