Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PDIP Tak Diajak 'Makan-Makan' oleh Koalisi Prabowo-Gibran, Begini Respons Anak Buah Megawati

PDIP Tak Diajak 'Makan-Makan' oleh Koalisi Prabowo-Gibran, Begini Respons Anak Buah Megawati Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mempermasalahkan pihaknya tidak menjadi undangan ataupun hadir dalam pertemuan para sekjen partai politik yang menjadi koalisi dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Djarot Saiful Hidayat justru menilai pertemuan tersebut sebagai hal positif karena menjadi ruang silaturahmi bagi partai-partai yang berada di dalam pemerintahan. Namun pihaknya mengingatkan bahwa partainya berada di luar pemerintahan sehingga tidak memiliki alasan untuk ikut dalam forum internal partai-partai pendukung pemerintahan.

Baca Juga: Soal Polemik Ijazah Jokowi, Megawati: Pencalonan dari Wali Kota hingga Presiden Bukan Salah PDIP

“Ya monggo, silakan. Dan itu baik juga untuk kumpul-kumpul kan baik, silaturahmi kan baik,” kata Djarot, dikutip Sabtu (15/8/2026).

Djarot menegaskan partainya tidak merasa terganggu karena tidak dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Menurut dia, absennya pihak dari partainya merupakan konsekuensi logis dari posisi politik PDIP.

“Enggak masalah, enggak masalah karena itu adalah sekjen partai-partai yang ada dalam pemerintahan. PDIP itu berada di luar pemerintahan gitu kan ya,” ujar Djarot.

PDIP memilih menjalankan peran berbeda. Alih-alih masuk dalam forum komunikasi partai pendukung pemerintah, partai tersebut akan mempertahankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dari Prabowo-Gibran.

Djarot mengatakan pihaknya akan terus memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, terutama ketika kebijakan tersebut diterapkan di lapangan dan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“PDIP Perjuangan itu tetap meskipun berada di luar pemerintahan mengkritisi kebijakan-kebijakan terutama dari sisi aplikasi kebijakan pemerintahan saat ini, dengan mendengarkan suara dari rakyat,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono bertemu dengan sejumlah sekjen partai politik yang menjadi bagian dari koalisi Prabowo-Gibran. Pertemuan tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sugiono mengatakan pertemuan tersebut merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami juga merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono.

Baca Juga: Tak Ada hingga Fiktif, Kubu Dokter Tifa Ungkap Kejanggalan Babak Terbaru Kasus Ijazah Jokowi

Sejumlah partai hadir dalam pertemuan tersebut. Di antaranya Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, PAN, PKS, NasDem, PSI, PBB, Partai Gelora, Partai Garuda, serta Partai Rakyat Adil Makmur.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar