Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saran Refly Haruni Agar Gosip Tentang Jokowi Berhenti

        Saran Refly Haruni Agar Gosip Tentang Jokowi Berhenti Kredit Foto: Instagram/Refly Harun
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pakar hukum tata negara Refly Harun mengusulkan solusi agar gosip terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang beredar di masyarakat bisa dihentikan.

        Salah satu gosip yang sempat ramai adalah dugaan bahwa sosok Jokowi lebih dari satu, karena penampilannya dinilai berbeda dibanding masa lalu, mulai dari postur tubuh hingga gaya tampil.

        "Bahkan ada orang yang mengatakan sosok Joko Widodo itu lebih dari satu, wallahuam tentunya ya. Apa ada lagi yang mengatakan 'Wah ini kok agaknya agak beda sekarang, lebih pendek, lebih lebar, lebih tegak dibandingkan sebelumnya," ungkapnya, dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (2/6).

        Menurut Refly, isu semacam ini menegaskan perlunya pembentukan tim independen pencari fakta. Tujuannya agar spekulasi tidak berkembang menjadi gosip yang berlarut-larut.

        "Nah yang begini-begini ini eh remain speculation di public tetapi kalau tidak pernah diluruskan maka sejarah kita akan penuh dengan gosip yang terus-menerus. Jadi daripada gosip, lebih baik dibuat yang namanya tim independent itu," ujarnya.

        Baca Juga: Ada Kejanggalan di Cerita Hidup Jokowi

        Di media sosial seperti TikTok dan Facebook, sempat beredar klaim bahwa sosok Jokowi yang tampil di publik pada momen tertentu adalah orang berbeda atau bahkan palsu. 

        Isu ini juga pernah ditiupkan sejumlah tokoh media sosial, seperti Dokter Tifa, yang mengklaim melakukan analisis visual terhadap foto-foto masa muda Jokowi dan membaginya menjadi dua kelompok. Namun, klaim tersebut tidak memiliki kredibilitas ilmiah dan telah disanggah oleh dokumen resmi negara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: