Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bukan Pejabat BGN, KPK Gelar OTT di Jakarta Barat dan Amankan Belasan Orang

        Bukan Pejabat BGN, KPK Gelar OTT di Jakarta Barat dan Amankan Belasan Orang Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Di tengah ramainya spekulasi mengenai dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang sebelumnya dikaitkan dengan sejumlah pejabat negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) justru melakukan operasi senyap di Jakarta Barat dan mengamankan belasan orang.

        Sebelumnya, publik sempat dihebohkan dengan kabar adanya dugaan OTT terhadap pejabat di sebuah lembaga negara. Dugaan tersebut semakin menguat setelah Presiden Prabowo Subianto secara mendadak mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, Kejaksaan Agung saat itu membantah adanya operasi tangkap tangan terkait isu yang beredar.

        Terbaru, KPK mengonfirmasi telah menggelar OTT di wilayah Jakarta Barat sejak Selasa (2/6/2026) malam. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah pihak yang diduga terkait dengan perkara yang sedang ditangani.

        Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, hingga saat ini terdapat belasan orang yang telah diamankan dalam rangkaian kegiatan tangkap tangan tersebut.

        Meski demikian, Budi belum mengungkapkan secara rinci jumlah pasti maupun identitas pihak-pihak yang diamankan. Menurutnya, proses pemeriksaan masih berlangsung dan tim KPK masih bekerja di lapangan.

        Selain mengamankan sejumlah orang, KPK juga menyita berbagai barang bukti. Barang bukti tersebut terdiri atas kendaraan bermotor, uang tunai dalam mata uang asing, hingga logam mulia.

        Baca Juga: Menu Belalang hingga Contohkan Tinggi Anaknya karena Susu, Ini 7 Kontroversi Dadan Hindayana selama Menjabat Kepala BGN

        Budi menjelaskan, kendaraan yang disita meliputi mobil dan sepeda motor. Sementara itu, uang tunai yang diamankan antara lain dalam bentuk dolar Amerika Serikat (USD) dan dolar Singapura (SGD).

        KPK hingga kini belum merinci jumlah kendaraan, nominal uang tunai, maupun berat logam mulia yang disita dalam operasi tersebut. Namun, diduga kuat pejabat imigrasi terjaring dalam operasi ini. 

        Hingga Rabu siang, tim KPK disebut masih bergerak di sejumlah lokasi terkait operasi tangkap tangan tersebut. KPK juga belum mengungkap perkara yang menjadi dasar pelaksanaan OTT maupun status hukum pihak-pihak yang telah diamankan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: