Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Wuling Motors mulai mempercepat distribusi SUV elektrifikasi terbarunya, Eksion, ke konsumen di Indonesia. Sejak pengiriman perdana dilakukan bulan lalu, jumlah unit yang telah diserahkan kepada pelanggan disebut mendekati 1.000 unit.
Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan proses serah terima kendaraan terus berlangsung seiring tingginya minat pasar terhadap model tersebut.
"Bulan lalu kami sudah melakukan serah terima kepada ratusan konsumen. Kalau dihitung sampai hari ini, jumlahnya mungkin sudah hampir 1.000 unit yang dikirim ke pelanggan," ujar Ricky saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut Ricky, distribusi yang relatif cepat tidak lepas dari kapasitas produksi Wuling di pabrik Cikarang, Jawa Barat. Dengan status produksi lokal atau completely knocked down (CKD), perusahaan dapat menyesuaikan pasokan dengan permintaan pasar tanpa harus bergantung pada impor unit utuh.
Ia menilai kemampuan memproduksi kendaraan di dalam negeri menjadi salah satu faktor yang membantu mempercepat pengiriman kepada konsumen.
"Ini menjadi keuntungan bagi kami karena kendaraan diproduksi langsung di Indonesia, sehingga proses pemenuhan kebutuhan konsumen bisa lebih cepat," kata Ricky.
Baca Juga: Wuling Eksion Mengaspal di Bandung, Sinyal Kuat Pasar SUV Listrik Kian Menggeliat
Eksion sendiri menjadi salah satu model strategis Wuling di segmen kendaraan elektrifikasi. Mobil ini tersedia dalam pilihan tenaga listrik murni (EV) maupun plug-in hybrid (PHEV), sekaligus menjadi produk kedua yang mengusung teknologi terbaru Wuling di Indonesia.
Di pasar nasional, SUV tujuh penumpang tersebut dipasarkan mulai Rp 389 juta untuk varian EV CE. Sementara varian tertinggi PHEV EX dibanderol Rp 499 juta. Harga tersebut berlaku dalam program khusus bagi 2.000 konsumen pertama.
Selain menawarkan pilihan teknologi elektrifikasi, Wuling juga membekali Eksion dengan sejumlah fitur keselamatan dan kenyamanan modern, termasuk sistem bantuan pengemudi (ADAS) Level 2, kabin berkapasitas besar, serta klaim jarak tempuh lebih dari 500 kilometer untuk versi EV dan lebih dari 1.000 kilometer untuk varian PHEV berdasarkan standar pengujian CLTC.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: