Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Aku Doakan Kualat,' Prabowo Turunkan 'Mata dan Telinga' Demi Awasi Setiap Dapur MBG

        'Aku Doakan Kualat,' Prabowo Turunkan 'Mata dan Telinga' Demi Awasi Setiap Dapur MBG Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto mengirim pesan keras kepada seluruh pengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak bermain-main dengan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak Indonesia.

        Prabowo menegaskan dirinya akan membangun sistem pengawasan berlapis untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam penyajian menu MBG.

        Baca Juga: MBG Terancam Distop Prabowo usai Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Begini Kata Pengamat

        "Mata dan telinga saya ada di mana-mana," kata Prabowo, dikutip Jumat (5/6).

        Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden menyoroti berbagai potensi kecurangan yang dapat terjadi dalam pelaksanaan program, mulai dari penyajian telur yang dicampur bahan lain hingga ukuran potongan ayam yang dinilai terlalu kecil.

        Untuk memperkuat pengawasan, Prabowo meminta kepala sekolah, guru hingga para siswa ikut terlibat melaporkan kualitas makanan yang diterima setiap hari. Ia bahkan mendorong dilakukan dokumentasi secara acak terhadap porsi makanan yang disajikan di sekolah-sekolah.

        Menurut Prabowo, jutaan anak Indonesia tidak boleh menjadi korban praktik pengurangan kualitas makanan yang dilakukan demi mencari keuntungan tertentu.

        "Sanggup? Awas, loh. Aku, nanti aku, aku doakan kualat," kata Prabowo.

        Selain melibatkan sekolah, Presiden juga memberikan tanggung jawab khusus kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang bertugas di dapur-dapur MBG. Prabowo mengingatkan para petugas lapangan agar tidak ikut terlibat dalam praktik penyimpangan.

        "Kepala dapur SPPI, kalian bertanggung jawab untuk mengawasi. Jangan kau larut ikut main-main juga," tegasnya.

        Pesan keras tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis setelah sejumlah persoalan di Badan Gizi Nasional terungkap dalam beberapa hari terakhir.

        Baca Juga: 'Kasihan Amat,' Respons Purbaya Usai Ditangkapnya Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

        Dengan melibatkan sekolah, siswa, petugas lapangan, hingga pengawasan langsung dari pemerintah pusat, Prabowo ingin memastikan setiap anggaran yang digelontorkan untuk MBG benar-benar berubah menjadi makanan bergizi yang diterima anak-anak Indonesia tanpa pengurangan kualitas sedikit pun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: