Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mau Nobar Piala Dunia 2026? Ini Daftar Tarif Lisensi Resmi dari Rp10 Juta hingga Rp150 Juta

        Mau Nobar Piala Dunia 2026? Ini Daftar Tarif Lisensi Resmi dari Rp10 Juta hingga Rp150 Juta Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pelaku usaha yang berencana menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 perlu memahami aturan penggunaan hak siar resmi sebelum menyelenggarakan acara. Nobar yang memiliki unsur komersial diwajibkan menggunakan lisensi resmi sesuai kapasitas lokasi dan jumlah penonton.

        Ketentuan tersebut berlaku bagi berbagai jenis tempat usaha yang memanfaatkan siaran pertandingan untuk menarik pengunjung. Mulai dari kafe, restoran, hotel, warung kopi, pusat perbelanjaan, hingga lokasi acara berbayar lainnya masuk dalam kategori nobar komersial.

        PIC Nobar Piala Dunia 2026 wilayah Sulawesi Selatan, Firmansyah Syaiful, menjelaskan bahwa penggunaan paket komersial menjadi syarat utama bagi penyelenggara yang ingin menggelar nobar secara legal. Kebijakan tersebut diterapkan untuk melindungi hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026.

        Menurut Firmansyah, besaran biaya lisensi dibedakan berdasarkan kapasitas penonton yang dapat ditampung di lokasi nobar. Semakin besar kapasitas penonton, semakin tinggi pula biaya lisensi yang harus dibayarkan.

        "Untuk lokasi dengan kapasitas hingga 50 orang dikenakan tarif Rp 10 juta. Tarifnya meningkat sesuai kapasitas penonton yang hadir," ujar Firmansyah, Jumat (5/6/2026).

        Berikut daftar tarif lisensi resmi nobar Piala Dunia 2026 berdasarkan kapasitas penonton:

        1. Kapasitas hingga 50 orang: Rp10 juta.
        2. Kapasitas 51-100 orang: Rp15 juta.
        3. Kapasitas 101-200 orang: Rp20 juta.
        4. Kapasitas 201-300 orang: Rp25 juta.
        5. Kapasitas 301-400 orang: Rp30 juta.
        6. Kapasitas 401-500 orang: Rp40 juta.
        7. Kapasitas 501-1.000 orang: Rp50 juta.
        8. Kapasitas 1.001-5.000 orang: Rp75 juta.
        9. Kapasitas 5.001-10.000 orang: Rp100 juta.
        10. Kapasitas 10.001-50.000 orang: Rp150 juta.

        Tarif tertinggi berlaku untuk lokasi yang mampu menampung lebih dari 10.000 penonton. Biaya lisensi untuk kategori tersebut mencapai Rp150 juta dan belum termasuk pajak yang berlaku.

        Paket komersial tersebut berlaku selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2026. Dengan satu kali pembayaran, penyelenggara dapat menayangkan seluruh pertandingan selama turnamen berlangsung.

        Firmansyah mengatakan biaya lisensi tersebut mencakup seluruh pertandingan dalam ajang Piala Dunia 2026.

        "Seluruh tarif tersebut berlaku selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 dengan total 104 pertandingan," katanya.

        Baca Juga: Persoalan Visa Delegasi Piala Dunia, Iran Kecam Tindakan Diskriminatif Amerika Serikat

        Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah setelah FIFA menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara. Turnamen tersebut akan memainkan total 104 pertandingan yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

        Karena itu, pelaku usaha yang ingin menjadikan siaran Piala Dunia sebagai bagian dari kegiatan bisnis wajib memastikan penggunaan lisensi resmi. Langkah tersebut penting untuk menghindari pelanggaran hak siar sekaligus memastikan penyelenggaraan nobar berjalan sesuai ketentuan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: