Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        STY Jadi Pelatih Persjia, Pramono Bantah Pemprov DKI Ikut 'Cawe-Cawe'

        STY Jadi Pelatih Persjia, Pramono Bantah Pemprov DKI Ikut 'Cawe-Cawe' Kredit Foto: IG Persija
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Persija Jakarta membuat gebrakan besar menjelang musim baru. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini resmi menunjuk mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), sebagai pelatih kepala baru mereka.

        Pengumuman resmi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026).

        Bergabungnya juru taktik asal Korea Selatan ini langsung mendapat respons positif dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia mengucapkan selamat sekaligus menaruh harapan tinggi agar STY mampu membawa Persija merengkuh trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

        "Sebagai Gubernur Jakarta, saya tentunya sangat berharap bahwa Persija dalam kepelatihan yang dibimbing oleh Shin Tae-yong bisa memberikan kado istimewa bagi Jakarta," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.

        Kado istimewa yang dimaksud Pramono tidak lain adalah gelar juara Liga 1, yang diharapkan bisa bertepatan dengan momen Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta tahun depan.

        Pramono menilai komposisi pemain lokal yang dimiliki Persija saat ini sudah sangat mumpuni dengan kehadiran STY diharapkan menjadi kepingan taktik yang tepat untuk mendongkrak prestasi tim.

        Dengan rekam jejak mentereng STY yang sudah sangat mengenal karakter sepak bola Tanah Air, Pramono optimistis Macan Kemayoran di bawah kendali STY akan tampil lebih kompetitif.

        "Saya berharap betul, karena Shin Tae-yong ini kan punya pengalaman pernah menjadi pelatih nasional kita, pasti dia punya cara untuk bisa membuat Persija berprestasi lebih baik. Saya menaruh harapan untuk itu," ucap Pramono.

        Meski menyambut baik kabar penunjukan ini, Pramono menegaskan bahwa pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sama sekali tidak ikut campur dalam proses pemilihan pelatih.

        Ia memastikan keputusan mendatangkan STY murni merupakan kebijakan manajemen klub dan bukan karena cawe-cawe dari Pemprov DKI Jakarta.

        "Tapi saya tidak mau mencampuri karena tipikal saya adalah itu merupakan kewenangan Persija sepenuhnya," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: