Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dimarahi Trump, Israel Langsung Hentikan Serangan ke Iran sesuai Keinginan Amerika

        Dimarahi Trump, Israel Langsung Hentikan Serangan ke Iran sesuai Keinginan Amerika Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Keputusan Israel menghentikan operasi militernya terhadap Iran disebut tidak lepas dari tekanan langsung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

        Media Israel melaporkan bahwa Tel Aviv sebenarnya telah menyetujui rencana serangan besar terhadap Iran setelah serangan rudal yang diluncurkan Teheran.

        Baca Juga: 'Ciri Birokrasi Feodal,' Terbongkar Ombudsman Tak Berani Awasi MBG karena Program Andalannya Prabowo

        Namun rencana tersebut akhirnya dibatalkan setelah Trump turun tangan dan menyampaikan peringatan keras kepada Netanyahu.

        Menurut laporan Channel 12, Israel telah memberikan persetujuan terhadap sebuah "serangan dramatis" ke Iran sebelum akhirnya dibatalkan menyusul komunikasi langsung antara kedua pemimpin.

        Trump dilaporkan mengingatkan Netanyahu agar tidak memperluas konflik dan memperingatkan bahwa Israel bisa menghadapi Iran tanpa dukungan penuh Amerika Serikat jika tetap memilih jalur eskalasi.

        Tak lama setelah tekanan itu muncul, pemerintah Israel mengonfirmasi bahwa gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku.

        Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan serangan telah dihentikan sesuai kesepakatan yang dicapai.

        "Saat ini, tembakan telah dihentikan," kata Netanyahu.

        Meski demikian, Netanyahu menegaskan Israel tetap mempertahankan hak untuk melakukan pembelaan diri apabila menghadapi ancaman keamanan.

        Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Trump atas komunikasi yang dilakukan selama krisis berlangsung.

        "Saya mengatakan ini dengan penghargaan dan rasa hormat dalam percakapan baik saya dengan teman saya Presiden Trump," ujar Netanyahu.

        Perkembangan tersebut menunjukkan besarnya pengaruh Washington terhadap keputusan militer Israel, terutama pada saat upaya diplomatik Amerika dengan Iran sedang memasuki fase sensitif.

        Baca Juga: 'Saya Tak Pernah Jamin,' Trump Dituduh Lupakan Janji Kampanye Sendiri Gegara Perang Iran-Amerika

        Dengan dihentikannya rencana serangan besar tersebut, peluang mempertahankan gencatan senjata antara Iran dan Israel untuk sementara masih terbuka, meski ketegangan di kawasan belum sepenuhnya mereda.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: