Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Minyak AS Melonjak 5 Persen setelah Serangan Mendadak Iran Dicegat

Harga Minyak AS Melonjak 5 Persen setelah Serangan Mendadak Iran Dicegat Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat melonjak sekitar 5 persen pada Selasa (28/7/2026) malam waktu setempat.

Kenaikan terjadi setelah Komando Pusat (CENTCOM) AS mengklaim pasukan AS berhasil mencegat serangan dari Iran di Timur Tengah.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September sempat naik 5,1 persen menjadi 83,30 dolar AS per barel. Kenaikan itu kemudian menyusut menjadi sekitar 3 persen.

"Pada pukul 17.45 Eastern Time hari ini, pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan beberapa rudal balistik dari Iran dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah,” tulis CENTCOM di platform X.

“Semua rudal Iran berhasil dicegat,” kata CENTCOM. “Pasukan AS tetap waspada dan dalam keadaan siaga tinggi.”

Baik harga minyak mentah berjangka WTI maupun Brent untuk pengiriman September memperpanjang kerugian dan turun lebih dari 4 persen pada penutupan perdagangan Selasa.

Jeda serangan antara AS dan Iran menekan harga minyak dalam beberapa hari terakhir. Investor mengamati kemungkinan dimulainya kembali negosiasi bilateral dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Optimisme di pasar menyebabkan penurunan tajam harga minyak mentah berjangka dalam tiga sesi sebelumnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: