Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Deretan Aktor dan Influencer Bereaksi karena BBM Pertamax Naik, 'My Little Bolu Ketan Masih Ganteng Gak?'

        Deretan Aktor dan Influencer Bereaksi karena BBM Pertamax Naik, 'My Little Bolu Ketan Masih Ganteng Gak?' Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 hingga hampir Rp4.000 per liter mulai Rabu, 10 Juni 2026, langsung memicu gelombang reaksi publik.

        Tidak hanya menjadi perbincangan hangat warga biasa, lonjakan harga yang cukup signifikan ini juga memancing kritik dan sindiran menohok dari sejumlah publik figur serta influencer tanah air.

        Melalui akun media sosial pribadi masing-masing, tokoh seperti Ferry Irwandi, Baskara Putra (vokalis Hindia), dr. Tirta Mandira Hudhi, hingga aktor Rizky Alatas menyuarakan kekhawatiran mereka terkait pembengkakan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi ke depan.

        Influencer Ferry Irwandi menyoroti kebijakan pengelolaan fiskal pemerintah yang ia nilai sudah saatnya dibenahi. Ia mengkritik keras porsi belanja APBN yang agresif di tengah situasi geopolitik global yang belum stabil.

        "Belanja APBN seagresif itu, konflik geopolitik belum kelar, kontrak gak bisa selamanya bertahan di angka yang sama, pengelolaan fiskal kita bener-bener harus dibenahi. Pertanyaannya, apa iya pemerintah masih bakal terus bersikeras mempertahankan proyek mercusuar di kondisi seperti ini? Koreksi dulu pak! Ada hal urgent yang harus dibenahi," tulis Ferry

        Kritik bernada sarkas juga dilayangkan oleh vokalis band Hindia, Baskara Putra. Ia menyindir sikap sebagian masyarakat yang selama ini kerap acuh terhadap dinamika politik, padahal kebijakan yang lahir dari proses politik tersebut berdampak langsung pada dompet mereka.

        "Pertamax 16 ribu. 'Politik sih gak ngaruh apa-apa ke hidup gue'. Sebenernya ngaruh tapi lo gak sadar. Bakal jauh makin gampang kok liat dampaknya. Belom aja. Tunggu aja. Dikit lagi," cuit Baskara.

        Di sisi lain, dr. Tirta melihat fenomena kenaikan harga ini dari kacamata hitungan bisnis negara sebagai langkah tambal sulam untuk mempertahankan subsidi BBM jenis lain. Menurutnya, pemerintah harus berani memangkas anggaran-anggaran yang kurang penting ketimbang terus membebani masyarakat.

        "Subsidi pertalite sama dengan cost, Pertamax naik sama dengan revenue. Jadi buat tambal sulam. Kalo mau aman lagi, ya cost-cost lain yang gak penting dicit-cut aja sementara. Kalo income dah naik, baru bisa dikembalikan lagi seperti semula," jelas dr. Tirta.

        Sementara itu, aktor Rizky Alatas memilih merespons situasi ini dengan unggahan bernada sindiran jenaka sembari memamerkan kendaraan pribadinya di media sosial. "My Little bolu ketan masih ganteng ga?" tulisnya berkelakar.

        Menanggapi riuh penolakan di masyarakat, PT Pertamina Patra Niaga sebelumnya telah menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini terpaksa dilakukan demi mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia dan formula yang ditetapkan oleh pemerintah.

        Meski harga Pertamax melambung tinggi, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar saat ini tetap tidak mengalami perubahan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: