'Orang Bingung,' Prabowo Ternyata Pantau Komentar dan Podcast Analis Indonesia
Kredit Foto: BPMI
Presiden Prabowo Subianto mengungkap fakta menarik tentang kebiasaannya memantau berbagai komentar publik di media sosial. Bahkan, ia mengaku mengetahui berbagai analisis dan perbincangan netizen yang mempertanyakan obsesinya untuk terus maju sebagai calon presiden meski berulang kali mengalami kekalahan.
Prabowo mengaku mengikuti berbagai tayangan podcast dan analisis politik yang membahas perjalanan politiknya selama bertahun-tahun. Menurutnya, banyak pihak yang heran mengapa dirinya tetap bersedia maju sebagai calon presiden meski sudah empat kali gagal memenangkan pemilihan.
Baca Juga: 'Lama Dipantau Prabowo', Dua Isu di Balik Pencopotan Kepala BGN usai Lempar Wacana MBG di Arab Saudi
"Saudara-saudara, ada analis-analis, podcast-podcast (mengomentari) 'Prabowo ingin banget jadi presiden'," ujar Prabowo, dikutip Kamis (11/6).
Ia bahkan mengoreksi pernyataan yang menyebut dirinya hanya tiga kali kalah dalam Pilpres. Prabowo menegaskan jumlah kekalahan yang dialaminya sebenarnya mencapai empat kali.
"Tadi disebut tiga kali kalah, salah. Empat kali kalah. Saya sudah jadi presiden dari 2004, 2009, 2014, 2019, 2024. Lima kali, empat kali kalah," katanya.
Menurut Prabowo, komentar-komentar semacam itu menunjukkan bahwa publik terus mengikuti perjalanan politiknya selama lebih dari dua dekade terakhir. Ia memahami munculnya pertanyaan tersebut karena secara logika politik tidak banyak tokoh yang bersedia terus mencoba setelah berkali-kali mengalami kegagalan.
"Orang bingung, sudah empat kali kalah masih mau maju lagi," ujar Prabowo.
Namun, Prabowo menegaskan bahwa motivasinya bukan sekadar mengejar status sebagai presiden. Ia mengaku memiliki alasan ideologis yang lebih besar, yakni memperbaiki arah perjalanan Indonesia yang menurutnya telah melenceng sejak era 1990-an.
Pengakuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Prabowo tidak sepenuhnya berjarak dengan dinamika media sosial. Sebaliknya, ia mengaku mengikuti berbagai diskusi publik yang berkembang di podcast maupun platform digital, termasuk komentar-komentar yang mempertanyakan langkah politiknya selama ini.
Baca Juga: FIFA Dikangkangi Amerika, Supporter Iran Dibuat Tak Bisa Beli Tiket Piala Dunia 2026
Bagi Prabowo, berbagai kritik dan pertanyaan yang muncul di ruang digital justru menjadi bagian dari perjalanan panjang yang akhirnya mengantarkannya memenangkan Pilpres 2024 setelah empat kali mengalami kekalahan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: