Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli berencana menerbitkan hingga 3 miliar saham baru melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan nilai nominal Rp250 per saham.
Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan perseroan pada Kamis (11/6/2026), jumlah saham baru yang akan diterbitkan dalam private placement mencapai sebanyak-banyaknya 3 miliar saham atau setara 2,19% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat ini.
Selain private placement, BELI juga berencana menerbitkan hingga 2 miliar saham baru melalui program Management and Employee Stock Option Program (MESOP) atau setara 1,45% dari modal ditempatkan dan disetor.
Dengan demikian, total saham baru yang berpotensi diterbitkan mencapai 5 miliar saham. Perseroan menyebut aksi korporasi tersebut dapat menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham eksisting hingga maksimal 3,52%.
Manajemen BELI menjelaskan seluruh dana hasil private placement setelah dikurangi biaya transaksi akan digunakan sebagai modal kerja dan pengembangan usaha.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung kegiatan usaha utama perseroan, termasuk aktivitas penjualan dan pemasaran, pengembangan produk, pembiayaan operasional, serta penambahan fasilitas pendukung usaha.
Selain itu, perseroan juga berencana menggunakan dana untuk pembaruan teknologi yang mencakup pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), machine learning, teknologi otomatisasi, integrasi platform, serta berbagai teknologi yang mendukung operasional bisnis.
Sementara itu, program MESOP ditujukan untuk meningkatkan keselarasan kepentingan antara perusahaan dengan manajemen serta karyawan kunci dalam mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang.
Baca Juga: Blibli Sediakan Fitur Tukar Barang Bekas Jadi Saldo Belanja
Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Rencana private placement dan penerbitan saham baru melalui MESOP tersebut masih menunggu persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.
Saat ini, modal ditempatkan dan disetor penuh BELI tercatat sebanyak 137,22 miliar saham.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: