Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Iran: Negara Timur Tengah Akhirnya Sadar, Jaminan Keamanan Amerika Serikat Tak Bisa Diandalkan

Iran: Negara Timur Tengah Akhirnya Sadar, Jaminan Keamanan Amerika Serikat Tak Bisa Diandalkan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Iran menyoroti terbentuknya pakta pertahanan baru antara Arab Saudi, Turki dan Pakistan. Ia mengatakan hal tersebut bukan ancaman baginya, namun adalah tanda bahwa negara-negara tersebut sudah menyadari kelemahan jaminan keamanan dari Amerika Serikat (AS).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan pihaknya tidak memiliki alasan untuk khawatir terhadap pakta yang melibatkan tiga negara tersebut. Menurutnya, kesepakatan itu justru menunjukkan adanya perubahan persepsi negara-negara kawasan terhadap konsep keamanan yang selama ini banyak bergantung pada kekuatan eksternal.

Baca Juga: Di Balik Keputusan Dokter Tifa 'Hijrah' dari Kasus Ijazah Jokowi: Intimidasi hingga Upaya Pembunuhan

“Negara-negara di kawasan ini telah menyadari bahwa keamanan bukanlah komoditas yang dapat dibeli dari perantara palsu,” kata Baghaei, dikutip Selasa (11/8/2026).

Menurut Iran, negara-negara kawasan tidak lagi dapat mengandalkan klaim jaminan keamanan yang diberikan Amerika Serikat. Terlebih, hal tersebut sudah terbukti tak bisa dibuktikan menyusul perang dari Teheran-Washington.

“Negara-negara di kawasan tersebut tidak dapat lagi mengandalkan jaminan keamanan dari Amerika Serikat,” ujarnya.

Baghaei menekankan adanya hubungan yang telah terbangun selama berabad-abad antara negaranya dengan tiga negara tersebut. Ia menyebut pihaknya memilik hubungan agama, sejarah, dan peradaban yang mendalam dengan Arab Saudi, Turki dan Pakistan.

Karena itu, Teheran tidak melihat kerja sama pertahanan ketiga negara tersebut sebagai alasan untuk langsung meningkatkan kekhawatiran. Iran bahkan menyatakan bahwa rencana keamanan kawasan yang memperhitungkan realitas geopolitik dan sejarah dari Timur Tengah. Hal itu berpotensi membantu menciptakan stabilitas.

Sebelumnya, Arab Saudi, Turki dan Pakistan menandatangani perjanjian pertahanan bersama di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan perang antara Amerika Serikat dengan Iran.

Ketiga negara diketahui selama ini memiliki hubungan penting dengan Washington. Ketiganya merupakan negara yang memiliki kepentingan strategis masing-masing dan selama bertahun-tahun menjadi bagian dari jaringan hubungan keamanan Amerika Serikat di kawasan.

Namun, perang yang baru-baru ini terjadi serta dampaknya terhadap kawasan disebut telah mengubah kalkulasi keamanan negara-negara tersebut.

Baca Juga: Update Misteri Karumga Febrie Adriansyah: Makam Sutrimo Akan Segera Dibongkar Polisi

Bagi sejumlah analis, kesepakatan tersebut juga dapat berfungsi sebagai instrumen pencegahan terhadap Iran. Namun Teheran sendiri menolak melihat pakta tersebut semata-mata sebagai upaya mengepung atau mengancam Teheran.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: