Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Bangkit ke Level 6.00, Siapa Penggeraknya?

        IHSG Bangkit ke Level 6.00, Siapa Penggeraknya? Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 7,38% sepanjang pekan perdagangan 8-12 Juni 2026 dan ditutup di level 6.007,66. Penguatan tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan ASEAN, ditopang oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan, konglomerasi, energi, dan petrokimia.

        Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG naik 412,89 poin dari posisi 5.594,77 pada pekan sebelumnya menjadi 6.007,66 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026). Kapitalisasi pasar Bursa juga meningkat 7,31% menjadi Rp10.524 triliun.

        Berdasarkan data Index Movers BEI, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi kontributor terbesar penguatan IHSG dengan sumbangan 79,63 poin terhadap indeks. Saham BBCA naik 16,75% dalam sepekan.

        Kontributor terbesar berikutnya adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menyumbang 28,17 poin setelah sahamnya menguat 9,38%. Selanjutnya PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menyumbang 24,26 poin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar 18,96 poin, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar 18,08 poin.

        Saham perbankan lainnya juga ikut menopang laju indeks. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyumbang 17,25 poin, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar 11,33 poin, sementara PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) masing-masing berkontribusi 11,27 poin dan 11,21 poin terhadap penguatan IHSG.

        Dari sisi sektor, sektor keuangan menjadi motor utama pasar dengan kenaikan 9,67% dalam sepekan. Sektor transportasi dan logistik menyusul dengan kenaikan 9,12%, kemudian sektor industri naik 7,60%, sektor material dasar 6,41%, dan sektor energi menguat 9,21%.

        Baca Juga: IHSG Menguat, Luhut Puji Prabowo dan Sebut OJK Bakal Gunakan AI untuk Tutup Celah Goreng Saham

        Baca Juga: IHSG Terbang 7,38% dalam Sepekan, Bos Danantara Buka Kartu

        Baca Juga: IHSG Sepekan Melesat 7,38%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.524 Triliun

        Meski IHSG menguat tajam, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp5,98 triliun selama sepekan. Nilai transaksi investor asing tercatat Rp50,61 triliun untuk pembelian dan Rp56,59 triliun untuk penjualan.

        Di tengah aksi jual asing tersebut, aktivitas perdagangan pasar saham meningkat. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 4,14% menjadi 2,51 juta kali transaksi, sementara kapitalisasi pasar bertambah Rp717 triliun dibanding pekan sebelumnya.

        Secara regional, kenaikan IHSG sebesar 7,38% menjadi yang tertinggi di ASEAN sepanjang pekan tersebut. Pada periode yang sama, indeks saham Thailand hanya naik 0,62%, sementara indeks Singapura turun 0,48%, Filipina turun 0,48%, Malaysia turun 0,58%, dan Vietnam melemah 1,80%.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: