Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Iran Klaim Kemenangan Militer Besar Usai Sepakat Berdamai dan Akhiri Perang dengan AS

        Iran Klaim Kemenangan Militer Besar Usai Sepakat Berdamai dan Akhiri Perang dengan AS Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah Iran dan Amerika Serikat dilaporkan telah mencapai kesepakatan resmi untuk mengakhiri konflik bersenjata di antara kedua belah pihak. Otoritas Teheran menegaskan bahwa komitmen kepatuhan terhadap poin perdamaian tersebut akan mulai berjalan efektif segera setelah prosesi penandatanganan dokumen bilateral tuntas dilakukan.

        Prosesi pengesahan naskah perjanjian kerja sama tersebut dijadwalkan akan mengambil tempat di negara Swiss pada hari Jumat mendatang. "Teks nota kesepahaman telah diselesaikan, dan penandatanganan resmi Nota Kesepahaman Islamabad akan berlangsung di Swiss pada hari Jumat," kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi kepada media pemerintah.

        "Komitmen kami akan berlaku mulai hari Jumat," tegas Gharibabadi secara berulang.

        Pihak otoritas menyatakan terdapat dua poin krusial yang langsung diterapkan secara nyata di lapangan pasca tercapainya konsensus perdamaian dengan Washington tersebut. Aspek mendasar yang pertama adalah penghentian total seluruh aktivitas pertempuran militer di wilayah kedaulatan Iran maupun front perbatasan Lebanon.

        Poin krusial kedua yang disepakati adalah pembongkaran blokade operasional pertahanan laut yang selama ini digelar oleh armada militer Amerika Serikat. "Dua hal akan berlaku segera mulai pagi ini," katanya membeberkan perkembangan situasi keamanan terkini.

        "Pertama, pengakhiran permanen dan segera perang di semua front, termasuk Lebanon. Kedua, pencabutan dan penghentian blokade angkatan laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran," tambah Gharibabadi merinci kesepakatan.

        Otoritas diplomasi Teheran mengklaim bahwa pencapaian kesepakatan damai ini tidak semata-mata lahir dari meja perundingan politik internasional. Hasil positif ini diklaim merupakan buah nyata dari ketangguhan serta pencapaian taktis militer yang berhasil ditunjukkan oleh angkatan bersenjata mereka di medan laga.

        "Musuh yang menyerang untuk melaksanakan tujuan jahatnya telah dikalahkan dalam semua tujuannya dan Republik Islam Iran memenangkan kemenangan besar dalam perang," ujar Gharibabadi dengan nada optimistis.

        Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga telah merilis pernyataan resmi mengenai tercapainya kesepakatan bersejarah dengan pihak rivalnya tersebut. Kepala negara adidaya itu mengonfirmasi berakhirnya status blokade pertahanan laut di kawasan strategis Selat Hormuz.

        "Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," tulis Trump melalui platform komunikasinya.

        "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!" sambung Trump memberikan instruksi operasional niaga global.

        Baca Juga: Iran dan Amerika Berdamai, Trump Langsung Buka Selat Hormuz: Biarkan Minyak Mengalir

        Pernyataan publik dari pemegang kekuasaan Gedung Putih tersebut meluncur sesaat setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mempublikasikan kabar resolusi konflik kedua negara. Melalui saluran media sosial Truth Social, Donald Trump membenarkan seluruh naskah perjanjian damai kini telah disetujui bersama.

        "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!" kata Trump memberikan ucapan selamat atas berakhirnya ketegangan geopolitik tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: