Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Emak-Emak Pengkritik MBG Dihina Gembrot, Politisi Gerindra Akhirnya Minta Maaf

        Emak-Emak Pengkritik MBG Dihina Gembrot, Politisi Gerindra Akhirnya Minta Maaf Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gelombang kritik publik menghantam Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Gerindra, Nana Kencanawati, setelah komentarnya di media sosial yang dianggap menghina fisik seorang ibu rumah tangga pengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di berbagai platform.

        Tekanan dari masyarakat pun membuat politisi tersebut akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

        Permintaan maaf itu muncul setelah tangkapan layar komentar Nana tersebar luas dan memicu kecaman. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh seorang pejabat publik, terlebih kepada warga yang sedang menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

        Melalui akun media sosial pribadinya, Nana mengakui kesalahan atas komentar yang telah menimbulkan polemik tersebut.

        "Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu yang bersangkutan, keluarga, serta seluruh masyarakat atas komentar yang saya tuliskan di media sosial," ungkap Nana.

        Ia juga mengakui bahwa komentar tersebut tidak layak disampaikan dan tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.

        Baca Juga: Cuma Digaji Rp50 Ribu Imbas MBG, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Ojol Demi Bertahan Hidup

        "Komentar tersebut tidak tepat, tidak mencerminkan sikap yang seharusnya saya tunjukkan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta ketersinggungan bagi banyak pihak," ujarnya.

        Menurut Nana, peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi dirinya untuk lebih berhati-hati saat berkomunikasi, terutama di ruang publik dan media sosial.

        "Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih bijak, berhati-hati dan menghormati setiap warga dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial," sambungnya.

        Kontroversi bermula dari aksi demonstrasi yang digelar gabungan Aliansi BEM Cirebon Raya di depan DPRD Kota Cirebon pada Senin (15/6/2026). Dalam aksi tersebut, seorang ibu rumah tangga bernama Made Nok menyampaikan kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

        Dalam orasinya, Made Nok meminta pemerintah lebih memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan pokok masyarakat dibanding program MBG.

        "Saya mewakili emak emak ikut unjuk rasa, banyak anak yang tidak bisa meneruskan pendidikan, hentikan MBG. Kami hanya butuh pendidik murah, kesehatan murah, sandang pangan murah," tegas Made Nok saat berorasi.

        Baca Juga: Geger! Gerindra Paling Banyak Yayasan MBG, Netizen Sentil Prabowo: Oh Gitu Mainnya

        Video orasi tersebut kemudian diunggah oleh sejumlah media dan menyebar luas di media sosial. Namun, perhatian publik justru beralih setelah muncul komentar dari akun Instagram @nanakencanawati pada salah satu unggahan yang memuat video tersebut.

        "Lagian siapa yang mau ngasih lo makan????, udah GEMBROT!!!," tulisnya.

        Komentar itulah yang kemudian memantik kemarahan publik karena dianggap menyerang fisik Made Nok, bukan substansi kritik yang disampaikan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: