Kredit Foto: Instagram/komeng
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Alfiansyah Komeng menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program yang bagus. Namun, ia menyoroti persoalan dalam pelaksanaan program tersebut di lapangan.
Komeng berharap pelaksanaan MBG dapat semakin baik setelah Sudaryono dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menilai persoalan utama program selama ini berada pada tahap eksekusinya.
"Sebenernya semua program presiden itu bagus cuma yang kerjanya aja pada nggak bener. Makanya mudah-mudahan yang sekarang, pak Dar ya? Mudah-mudahan bagus," kata Komeng di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Komeng juga menilai sejumlah program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto memiliki tujuan yang baik. Selain MBG, ia menyebut program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai salah satu program yang dinilainya bagus.
"Karena memang MBG bagus, Kopdes juga bagus, apalagi Komeng," ujar Komeng.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan program MBG akan tetap dilanjutkan. Prabowo menyampaikan komitmen tersebut dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Prabowo menyoroti persoalan stunting yang masih dialami anak-anak Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menghambat perkembangan sel otak dan tulang anak.
Prabowo menyebut dampak stunting dapat memengaruhi kemampuan anak ketika memasuki usia produktif. Karena itu, pemerintah akan terus menjalankan MBG dengan sejumlah perbaikan.
Baca Juga: Komeng Sentil Eksekusi MBG, Berharap Sudaryono Bisa Bikin Program Prabowo Lebih Baik
"Kita tidak boleh teriak 1 dari 4 anak stunting. Oleh karena itu, saya bertekad teruskan MBG tapi dengan perbaikan, dengan efisiensi. Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini adalah orang orang biadab, tidak pantas kita hormati. Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan," tegasnya.
Prabowo juga meminta pengawasan terhadap pelaksanaan MBG diperkuat. Ia menekankan perbaikan efisiensi diperlukan agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: