Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Turun Gunung ke China, Purbaya Bawa Pulang Rp300 Triliun dari AIIB

        Turun Gunung ke China, Purbaya Bawa Pulang Rp300 Triliun dari AIIB Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ke Beijing, China, berbuah manis. Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi banyak negara, Indonesia berhasil mengamankan komitmen pendanaan jumbo dari lembaga keuangan internasional.

        Tak tanggung-tanggung, pendanaan senilai US$17 miliar atau sekitar Rp300 triliun berhasil dikunci dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional dalam periode 2025–2029.

        Capaian ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa dunia internasional masih menaruh kepercayaan besar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

        Komitmen pendanaan tersebut menjadi salah satu hasil utama pertemuan bilateral antara Purbaya dan jajaran pimpinan AIIB di Beijing. Dana itu nantinya akan digunakan untuk menopang berbagai program prioritas pemerintah yang membutuhkan dukungan pembiayaan jangka menengah hingga panjang.

        “Kita berhasil mengamankan pendanaan sekitar US$17 miliar untuk proyek-proyek pembangunan di Indonesia antara tahun 2025 sampai 2029. Itu merupakan kontribusi yang sangat besar bagi pembiayaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia,” kata Purbaya dalam keterangannya, Rabu (17/06/2026).

        Baca Juga: Purbaya Senang! Damai AS-Iran Disebut Bisa Bikin APBN Ketiban Durian Runtuh

        Menurut Purbaya, dukungan tersebut merupakan bagian dari skema Multi-Year Rolling Pipeline yang telah dirancang bersama AIIB. Meski sejumlah proyek sebenarnya sudah masuk dalam daftar pembahasan sebelumnya, pemerintah berhasil memastikan komitmen pendanaan tetap berlanjut untuk beberapa tahun ke depan.

        Tak hanya soal suntikan dana, AIIB juga menunjukkan ketertarikan yang lebih besar terhadap Indonesia. Dalam pertemuan itu, lembaga keuangan multilateral tersebut bahkan mengungkapkan rencana membuka kantor perwakilan di Jakarta.

        Langkah tersebut dinilai akan memperkuat koordinasi serta mempercepat pelaksanaan berbagai proyek yang mendapatkan dukungan pembiayaan dari AIIB.

        “AIIB juga berminat untuk membangun semacam kantor cabang di Jakarta. Kita tentu menyambut baik niat tersebut dan saya berharap pada Juni tahun depan kantornya sudah berdiri,” ujar Purbaya.

        Baca Juga: Purbaya Anggarkan Rp1.896 Triliun untuk Program Prioritas Prabowo 2027, Termasuk MBG

        Di sisi lain, Menkeu menegaskan bahwa AIIB tidak menunjukkan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Indonesia. Justru sebaliknya, lembaga tersebut disebut masih memiliki keyakinan tinggi terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola anggaran negara dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

        “Mereka tidak ada masalah dengan fiskal Indonesia. Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita,” ungkap dia.

        Kunjungan ke AIIB merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Purbaya di Beijing yang juga diisi dengan dialog bersama investor global serta otoritas keuangan China.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: