Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sempat Tertunda, Delegasi Iran Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai Darurat dengan AS

        Sempat Tertunda, Delegasi Iran Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai Darurat dengan AS Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Proses diplomasi ketat untuk meredakan tensi tinggi di Timur Tengah kembali bergulir. Sebuah delegasi resmi dari Iran dilaporkan telah mendarat di Swiss pada Sabtu (20/6/2026) malam waktu setempat, guna memulai babak perundingan intensif dengan Amerika Serikat (AS).

        Pertemuan tingkat tinggi ini digelar di kawasan resor terisolasi, Burgenstock. Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata dari implementasi nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani oleh pihak Washington dan Teheran.

        "Kami menyambut baik kedatangan delegasi Iran di Swiss. Mereka saat ini sedang dalam perjalanan menuju resor Burgenstock," tulis pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Swiss melalui platform media sosial X (dahulu Twitter), Minggu (21/6/2026).

        Berdasarkan laporan dari stasiun televisi penyiaran milik pemerintah Iran, IRIB TV, delegasi negosiasi yang dikirim oleh Teheran kali ini bergerak di bawah pengawasan ketat dengan menggunakan nama sandi operasi "Minab 168".

        Pihak otoritas Swiss sendiri menegaskan komitmennya sebagai mediator netral dengan menjamin keamanan penuh selama proses negosiasi berlangsung. Swiss memastikan telah menyediakan "lingkungan yang tertutup, steril, dan andal" di resor Burgenstock agar kedua belah pihak dapat berunding tanpa intervensi luar.

        Kedatangan delegasi "Minab 168" ini menjadi angin segar bagi upaya perdamaian global. Pasalnya, agenda negosiasi awal mengenai implementasi kesepakatan damai sementara ini sempat mengalami kebuntuan dan ditunda secara mendadak pada Jumat (19/6/2026) lalu.

        Penundaan tersebut sempat memicu kekhawatiran internasional akan meluasnya konflik di Timur Tengah. Namun, dengan tibanya delegasi Iran di Swiss, sengketa diplomatik ini memasuki babak krusial baru dalam kurun waktu 60 hari masa tenggat kesepakatan final yang dipantau ketat oleh Gedung Putih.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: