Kredit Foto: Tugure
PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) memperkuat kontribusi sosial perusahaan melalui kegiatan donor darah yang melibatkan karyawan, perusahaan dalam Grup Tugu, serta mitra usaha. Program tersebut dilakukan bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan pasokan darah bagi masyarakat.
Kegiatan donor darah bertajuk “Steady Giving, Lifesaving Breakthrough” itu digelar di tengah tingginya kebutuhan darah di DKI Jakarta yang mencapai sekitar 1.000 hingga 1.200 kantong per hari. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani, Ketua Bidang Pelayanan Darah PMI DKI Jakarta dr. Siti Rachmi, manajemen Tugure, serta peserta donor dari berbagai perusahaan dan mitra usaha.
Direktur Keuangan PT Tugu Reasuransi Indonesia, Dradjat Irwansyah, mengatakan kegiatan donor darah menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh insan Tugure, Tugu Group, dan mitra usaha untuk bersama-sama mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan yang nyata. Setiap kantong darah yang didonorkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan. Semangat ini sejalan dengan tema yang kami usung tahun ini, yaitu Steady Giving, Lifesaving Breakthrough, di mana kebaikan yang dilakukan secara konsisten dapat menciptakan dampak yang luar biasa,” ujar Dradjat.
Menurut dia, keberlanjutan perusahaan tidak hanya tercermin dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusi sosial yang mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani mengatakan partisipasi dunia usaha masih menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan. Ia menyebut kebutuhan darah di Jakarta mencapai 1.000 hingga 1.200 kantong per hari sehingga dukungan berbagai institusi diperlukan untuk menjaga kecukupan stok.
“Apa yang dilakukan hari ini sangat berarti dan bermakna bagi banyak orang. Kami bersyukur kesadaran masyarakat untuk berbagi melalui donor darah terus meningkat. Dukungan dari perusahaan dan komunitas seperti Tugure sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan,” ujar Beky.
Baca Juga: Tak Hanya Bisnis, Tugure Genjot Program Sosial untuk Masyarakat
Baca Juga: Klaim Bisa Tak Optimal, Tugure Minta Penetapan Sum Insured Lebih Akurat
Ia menjelaskan satu kantong darah yang didonorkan dapat diproses menjadi beberapa komponen darah sehingga berpotensi membantu hingga tiga pasien berbeda. Selain itu, hingga saat ini belum tersedia darah sintetis yang mampu menggantikan fungsi darah manusia secara menyeluruh sehingga donor darah tetap menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan darah nasional.
“Kami tidak hanya bertugas menjaga ketersediaan darah, tetapi juga memastikan keamanan dan kualitas darah yang diberikan kepada pasien. Karena itu, setiap donor yang berpartisipasi hari ini turut berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa sekaligus menjaga kualitas pelayanan kesehatan,” kata Beky.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: