Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PDIP Panas soal Ucapan AHY, Demokrat: Jangan-jangan...

        PDIP Panas soal Ucapan AHY, Demokrat: Jangan-jangan... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik antara Partai Demokrat dan PDIP kembali memanas. Kali ini, giliran politikus Partai Demokrat, Yan Harahap, yang melontarkan sindiran keras kepada Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus.

        Perseteruan itu bermula dari pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait peran partai politik yang berada di luar pemerintahan.

        Menurut Yan, pesan yang disampaikan AHY sejatinya sederhana, yakni mengajak seluruh elemen bangsa menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan partai. Namun, ia justru heran karena pernyataan tersebut dianggap bermasalah oleh Deddy Sitorus.

        “Kalau ajakan untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai saja dianggap hasutan, maka jangan-jangan yang terusik bukan isi pernyataannya, melainkan karena pesannya terlalu benar untuk dibantah,” kata Yan dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

        Tak berhenti di situ, Yan bahkan menyentil kemampuan Deddy dalam memahami maksud yang disampaikan AHY.

        Baca Juga: 'Saya Kaget dan Sedih', Prabowo Serang Pakar Sok Pintar Pemuja Impor

        “Jangan-jangan ini malah membuat bentuk gagalnya dalam memahami narasi yang disampaikan Mas AHY,” sambungnya.

        Yan menegaskan bahwa pernyataan AHY tidak memiliki maksud menyerang pihak tertentu. Menurutnya, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi. 

        Bagi partai yang berada di dalam pemerintahan, tugasnya adalah mendukung serta menyukseskan program pemerintah. Sementara partai di luar pemerintahan memiliki peran memberikan kritik yang konstruktif sekaligus menawarkan solusi.

        Ia juga menilai AHY secara konsisten menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan partisan. Bahkan, AHY disebut mengingatkan agar tidak ada pihak yang memecah belah bangsa atau mendiskreditkan seolah seluruh kebijakan pemerintah salah.

        Sebelumnya, Deddy Sitorus memang melayangkan kritik terhadap pernyataan AHY mengenai posisi PDIP yang berada di luar pemerintahan. Ia meminta AHY menghormati sikap politik yang dipilih partainya.

        Deddy juga mengeluhkan bahwa PDIP kerap menjadi sasaran berbagai tudingan setiap kali berada di luar lingkar kekuasaan.

        "Nah, sekarang sama saja. Dituduh-tuduh Andi Widjajanto. Bahkan seorang menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut," ujarnya.

        Menurut Deddy, posisi sebagai partai oposisi membuat PDIP lebih mudah disalahkan dalam berbagai isu politik yang berkembang. Ia menilai situasi tersebut kembali terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

        Baca Juga: AHY: Kita Tak Perlu Malu Bekerja Sama dengan Negara Lain

        Di sisi lain, AHY sebelumnya memang sempat menegaskan pandangannya terkait peran partai yang berada di luar pemerintahan. Ia menyebut kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi, namun harus dilakukan secara bertanggung jawab.

        "Ketika jadi oposisi, tentu punya kepentingan memberikan pandangan-pandangan, bahkan kritik, tapi ya tentunya harus konstruktif, harus juga dengan solusi, tidak boleh kemudian memecah belah bangsa, tidak boleh juga mendiskreditkan seolah-olah semuanya salah," kata AHY beberapa waktu lalu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: