Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Permintaan Maaf Infantino Tak Berlaku, UEFA Kekeh Boikot Piala Dunia dan Turnamen FIFA

Permintaan Maaf Infantino Tak Berlaku, UEFA Kekeh Boikot Piala Dunia dan Turnamen FIFA Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Konflik antara UEFA dan FIFA belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Badan sepak bola Eropa itu menegaskan tetap memboikot sejumlah ajang FIFA, termasuk Piala Dunia, karena mengaku belum kembali percaya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.

UEFA menyatakan hingga kini FIFA belum memenuhi syarat yang mereka ajukan untuk memulihkan hubungan. Karena itu, keputusan tidak berpartisipasi dalam sejumlah kompetisi FIFA tetap dipertahankan.

"Asosiasi-asosiasi anggota UEFA telah sangat jelas mengenai syarat-syarat yang melekat pada keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam kompetisi FIFA," tulis UEFA dalam pernyataan resminya yang dikutip Sky Sports.

UEFA menegaskan syarat pertama adalah pencabutan rencana penjualan kompetisi-kompetisi utama FIFA kepada investor swasta. Selain itu, mereka meminta jaminan bahwa langkah serupa tidak akan kembali dilakukan pada masa mendatang.

"Pertama, usulan untuk menjual kompetisi-kompetisi utama harus ditarik kembali, dan kedua, harus ada jaminan upaya-upaya semacam itu untuk merusak citra sepak bola dengan cara ini tidak akan pernah dilakukan lagi."

Menurut UEFA, hingga saat ini kedua syarat tersebut belum dipenuhi. Organisasi itu juga menegaskan belum mengubah sikap terkait hilangnya kepercayaan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino.

"Syarat-syarat tersebut belum dipenuhi. Selain itu, UEFA telah menegaskan dengan jelas dalam pernyataan hari Sabtu bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Posisi tersebut tetap berlaku. Pengumuman kemarin, bahwa beberapa orang yang bekerja di bawah Presiden FIFA setuju dengannya, tidak mengubah apa pun," tegas UEFA.

Pernyataan tersebut menjadi respons atas hasil rapat darurat FIFA di Rabat, Maroko, Rabu (5/8). Dalam pertemuan itu, FIFA menyatakan Infantino masih mendapat dukungan untuk tetap memimpin organisasi.

Sebelumnya, Infantino menghadapi tekanan besar setelah mengusulkan penjualan sebagian saham komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Gagasan tersebut memicu penolakan dari sejumlah negara anggota hingga akhirnya dibatalkan.

Baca Juga: FIFA Batal 'Obral' Saham Sepak Bola, UEFA dan AFC Beri Respons

Dalam rapat darurat tersebut, Infantino juga menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan prosedur dalam pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), badan yang disiapkan untuk mengelola hak komersial dan operasional turnamen FIFA.

Meski telah meminta maaf dan proposal penjualan saham Piala Dunia dibatalkan, UEFA memastikan sikap mereka belum berubah. Organisasi itu menegaskan boikot terhadap sejumlah kompetisi FIFA tetap berlaku hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy