Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bukan Cuma EV! Gaikindo Desak Pemerintah Beri Insentif untuk Semua Kendaraan

        Bukan Cuma EV! Gaikindo Desak Pemerintah Beri Insentif untuk Semua Kendaraan Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengusulkan agar pemerintah memberikan stimulus dan insentif yang berlaku bagi seluruh jenis kendaraan, mulai dari kendaraan bermesin konvensional hingga kendaraan elektrifikasi. Menurut asosiasi, kebijakan yang lebih inklusif dibutuhkan untuk menjaga daya saing industri otomotif nasional sekaligus mendorong pemulihan pasar kendaraan.

        Ketua I Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengatakan dukungan pemerintah selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga iklim investasi di sektor otomotif. Komitmen tersebut dinilai membuat Indonesia tetap menarik bagi produsen kendaraan global.

        "Melihat dukungan dari pemerintah terhadap industri otomotif Jepang di Indonesia, beberapa perusahaan otomotif dari Tiongkok yang saat ini sedang mulai berinvestasi di Indonesia menyatakan keinginannya untuk mendapatkan dukungan yang sama dari pemerintah agar dapat menjalankan rencana jangka panjangnya di Indonesia," ujar Jongkie dalam keterangannya, dikutip Senin (29/6/2026).

        Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan Indonesia masih memiliki daya tarik kuat sebagai tujuan investasi industri otomotif.

        Karena itu, Gaikindo mengusulkan agar kebijakan stimulus tidak hanya difokuskan pada kendaraan listrik berbasis Battery Electric Vehicle (BEV), tetapi juga mencakup kendaraan bermesin Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

        Asosiasi menilai pendekatan yang lebih inklusif diperlukan karena struktur pasar otomotif Indonesia hingga kini masih didominasi kendaraan bermesin konvensional dan hibrida.

        Gaikindo berpendapat pemberian insentif secara merata dapat menjaga pertumbuhan pasar sekaligus memberikan kepastian bagi investor yang telah menanamkan modal di berbagai segmen teknologi kendaraan.

        Selain itu, kebijakan tersebut diyakini mampu menjaga utilisasi pabrik, mendorong investasi baru, serta mempertahankan lapangan kerja di industri otomotif nasional.

        Baca Juga: 2028 E20 Wajib! ESDM Minta Gaikindo Uji Bioetanol 20 Persen

        Baca Juga: Penjualan Mobil Mei 2026 Tumbuh Dua Digit, Gaikindo Tetap Waspadai Tekanan Rupiah

        Industri otomotif merupakan salah satu sektor manufaktur strategis yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional melalui investasi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja. Karena itu, Gaikindo menilai sinergi antara pemerintah dan pelaku industri perlu terus diperkuat agar Indonesia tetap kompetitif di tengah transformasi industri otomotif global yang berlangsung cepat.

        "Sebagai asosiasi yang mewadahi industri kendaraan bermotor di Indonesia, Gaikindo akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku industri, serta seluruh pemangku kepentingan," kata Ketua Umum Gaikindo, Anton Kumontoy.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: