Iran Keluarkan Peringatan Keras, Kapal Dilarang Hindari Jalur Resmi di Selat Hormuz
Kredit Foto: Istimewa
Iran mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz agar tidak menghindari jalur pelayaran resmi yang ditetapkan Teheran. Peringatan itu muncul setelah sejumlah kapal memilih melintas di koridor dekat pantai Oman.
Teheran menilai penggunaan rute alternatif berpotensi memperumit situasi di jalur pelayaran strategis tersebut. Iran juga menilai langkah itu dapat meningkatkan ketegangan di kawasan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan setiap aturan pelayaran baru di luar ketentuan Iran hanya akan memperburuk keadaan.
"Setiap upaya untuk mengadopsi aturan baru atau terpisah dibandingkan dengan apa yang sedang dilakukan oleh Republik Islam Iran, hanya akan menyebabkan situasi yang lebih rumit dan penundaan dalam pembukaan kembali Selat Hormuz, dan akan meningkatkan ketegangan," kata Abbas Araghchi.
Iran tetap bersikeras bahwa kapal yang melintasi Selat Hormuz harus menggunakan koridor di dekat pantainya. Sikap itu diambil meski banyak kapal mulai beralih ke jalur dekat wilayah Oman.
Sebelumnya Oman mengumumkan rute alternatif di Selat Hormuz. Jalur tersebut disebut telah disusun bersama Organisasi Maritim Internasional (IMO).
Ketegangan di kawasan kembali meningkat setelah terjadi aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan. Kondisi itu sempat mengancam gencatan senjata yang masih rapuh.
Kedua negara kemudian sepakat menghentikan serangan dan membuka dialog mengenai sengketa Selat Hormuz. Namun situasi di lapangan masih belum sepenuhnya stabil.
Baca Juga: Siap Kembali Hadapi Amerika, Iran Tegaskan Semua Harus Tunduk ke Aturannya di Selat Hormuz
Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Karena itu, setiap gangguan di kawasan tersebut langsung menjadi perhatian pasar global.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan telah mengambil langkah untuk mengendalikan lalu lintas di Selat Hormuz. IRGC juga memperingatkan kapal yang melanggar aturan akan menghadapi tindakan lebih tegas dibanding sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: