Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Golkar Respons Safari Politik Jokowi, Sebut Perpindahan Pemilih Hal Biasa dan Tegaskan Tetap Dukung Prabowo

        Golkar Respons Safari Politik Jokowi, Sebut Perpindahan Pemilih Hal Biasa dan Tegaskan Tetap Dukung Prabowo Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Safari politik yang dilakukan Joko Widodo bersama Partai Solidaritas Indonesia belakangan menjadi sorotan. Namun, Partai Golongan Karya menegaskan tidak melihat manuver tersebut sebagai ancaman terhadap kekuatan politiknya.

        Sikap itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji yang menilai perpindahan dukungan politik merupakan dinamika yang lumrah dalam demokrasi. Menurutnya, setiap partai memiliki peluang yang sama untuk memperoleh maupun kehilangan pemilih.

        "Apakah Golkar khawatir? Golkar tidak khawatir karena selalu saja ada potensi perpindahan pemilih itu selalu ada. Perpindahan pemilih bukan hanya ke PSI, bisa ke partai lain. Demikian juga, ada potensi perpindahan pemilih dari partai lain ke Golkar," kata Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

        Sarmuji menegaskan, Golkar juga terus menerima kader maupun simpatisan dari berbagai partai politik. Hanya saja, menurutnya, proses tersebut tidak pernah dijadikan konsumsi publik karena bukan menjadi prioritas partainya.

        "Dan kami sudah banyak menerima kader-kader partai lain yang masuk ke Golkar, hanya saja tidak kami publikasi, karena tidak ada pentingnya buat kami untuk mempublikasikan hal-hal seperti itu. Di daerah-daerah, kami banyak orang partai lain masuk ke dalam Partai Golkar," ujarnya.

        Pernyataan itu sekaligus menjadi respons atas aktivitas politik Jokowi yang mulai intens melakukan kunjungan ke sejumlah daerah. Dalam safari politiknya di Provinsi Lampung, Presiden ke-7 RI tersebut beberapa kali terlihat mengenakan atribut PSI, partai yang kini dipimpin putranya, Kaesang Pangarep.

        Munculnya Jokowi bersama atribut PSI memunculkan berbagai spekulasi mengenai peran politiknya ke depan. Apalagi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Bandar Lampung, Jokowi sempat memberikan sinyal mengenai kedekatannya dengan partai tersebut.

        Ketika ditanya apakah dirinya telah menjadi Dewan Pembina PSI, Jokowi menjawab singkat, "Kalau seseorang sudah memakai baju, artinya tahu sendiri."

        Meski demikian, Sarmuji menegaskan bahwa Golkar tetap fokus mendukung pemerintahan yang dipimpin Prabowo Subianto. Ia memastikan tidak ada alasan bagi partainya untuk mengkhawatirkan meningkatnya aktivitas politik Jokowi.

        "Loh, Pak Jokowi udah nggak jadi Presiden, kok apa yang dikhawatirkan? Nggak perlu ada kekhawatiran dan kita semua tegak lurus pada Presiden, Pak Prabowo," katanya.

        Menurut Sarmuji, arah politik Golkar tetap mengacu pada dukungan terhadap pemerintahan saat ini. Karena itu, seluruh kebijakan Presiden Prabowo akan terus mendapat dukungan dari partainya.

        Baca Juga: PSI Incar Pemilih Jokowi, Tapi Segmen Itu Sudah Dikuasai Golkar, Gerindra, PDIP

        "Apa arahan Pak Prabowo, apa yang perlu didukung dari Presiden, Golkar pasti akan mendukung. Jadi Presidennya Pak Prabowo, tadi tenang aja. Kita akan back up Pak Prabowo," tegasnya.

        Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa di tengah ramainya safari politik Jokowi bersama PSI, Golkar memilih merespons dengan menekankan stabilitas koalisi pemerintahan serta menganggap perpindahan pemilih sebagai bagian yang wajar dalam kontestasi politik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: