Inggris Jangan Cuma Andalkan Harry Kane! Kongo Siap Ikuti Paraguay dan Maroko Bikin Kejutan
Kredit Foto: HKane
Timnas Inggris memasuki babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status unggulan, tetapi performa Republik Demokratik Kongo membuat laga tersebut diprediksi tidak akan berjalan semudah yang dibayangkan.
Rentetan kejutan yang terjadi di fase gugur membuat tim asuhan Thomas Tuchel mendapat peringatan keras agar tidak mengulangi nasib Jerman yang disingkirkan Paraguay maupun Belanda yang tumbang di tangan Maroko.
Republik Demokratik Kongo datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatat hasil mengejutkan sepanjang fase grup dan memastikan tempat di babak gugur lewat permainan disiplin serta pertahanan yang solid.
Tim besutan Sebastien Desabre bahkan sukses menahan imbang Portugal sebelum menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Uzbekistan, membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
Kehadiran sejumlah pemain yang berkarier di Liga Inggris seperti Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Arthur Masuaku, hingga Yoane Wissa membuat Kongo dinilai memahami karakter permainan para pemain Inggris.
Yoane Wissa pun menjadi salah satu ancaman terbesar setelah menunjukkan ketajamannya sepanjang turnamen melalui skema serangan balik yang menjadi senjata utama wakil Afrika tersebut.
Di sisi lain, Inggris memang mengakhiri fase grup sebagai juara Grup L dengan koleksi tujuh poin hasil kemenangan atas Kroasia dan Panama serta satu hasil imbang melawan Ghana.
Namun, performa Three Lions belum benar-benar meyakinkan karena mereka beberapa kali kesulitan membongkar pertahanan lawan yang bermain rapat.
Harry Kane memang masih menjadi tumpuan utama setelah mencatat rekor sebagai pencetak gol terbanyak Inggris dalam sejarah Piala Dunia, tetapi kondisi tersebut justru menjadi perhatian tersendiri menjelang duel menghadapi Kongo.
Inggris kini dituntut membuktikan bahwa mereka tidak lagi hanya bergantung kepada Kane untuk menciptakan peluang maupun mencetak gol.
Jude Bellingham, Bukayo Saka, Phil Foden, Marcus Rashford hingga Declan Rice diharapkan mampu mengambil peran lebih besar agar lini serang Inggris tidak mudah dibaca lawan.
Pelatih Thomas Tuchel juga mendapat kabar baik setelah Reece James dinyatakan siap kembali bermain, sementara Declan Rice, Bukayo Saka, dan Elliot Anderson berada dalam kondisi fisik terbaik menjelang pertandingan.
Meski unggul dalam kualitas individu dan kedalaman skuad, Inggris diprediksi tetap harus bermain sabar menghadapi pertahanan rapat Kongo yang mengandalkan fisik kuat dan transisi cepat.
Baca Juga: Harry Kane Minta Publik Tak Panik, Inggris Tetap Aman Meski Gagal Kalahkan Ghana
Apabila terlalu terburu-buru menyerang, Inggris berpotensi mengalami kesulitan seperti ketika hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Ghana pada fase grup.
Momentum Piala Dunia 2026 sejauh ini juga menunjukkan bahwa status favorit bukan lagi jaminan kemenangan setelah beberapa negara besar sudah lebih dulu berguguran secara mengejutkan.
Karena itu, duel Inggris melawan Republik Demokratik Kongo pada 1 Juli 2026 pukul 23:00 WIB diperkirakan menjadi salah satu pertandingan yang berpotensi menghadirkan kejutan berikutnya apabila Three Lions gagal memaksimalkan kualitas kolektif mereka dan kembali terlalu bergantung kepada Harry Kane.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: