Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Inggris vs Prancis Jadi Laga yang Tak Diinginkan Pemain

Inggris vs Prancis Jadi Laga yang Tak Diinginkan Pemain Kredit Foto: Football London
Warta Ekonomi, Jakarta -

Inggris harus menjalani laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Prancis setelah gagal mewujudkan ambisi tampil di final. Manajer The Three Lions Thomas Tuchel mengakui pertandingan tersebut bukan laga yang diinginkan para pemain.

Duel Inggris kontra Prancis akan berlangsung di Stadion Miami pada Minggu (20/7/2026) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama datang dengan kekecewaan setelah langkah mereka dihentikan di babak semifinal.

Prancis lebih dulu tersingkir setelah tak mampu mengimbangi permainan Spanyol. Les Bleus harus mengakui keunggulan La Roja dengan kekalahan 0-2.

Sementara itu, Inggris mengalami nasib lebih dramatis. Harry Kane dan kawan-kawan sempat unggul atas Argentina, tetapi keunggulan tersebut sirna setelah Tim Tango mencetak dua gol balasan di menit-menit akhir pertandingan.

Kegagalan melaju ke final membuat laga perebutan tempat ketiga sering dianggap sebagai pertandingan pelipur lara. Tuchel pun tidak menampik bahwa motivasi pemain tidak akan sama seperti ketika bermain untuk memperebutkan trofi Piala Dunia.

"Tidak ada pemain kami atau pun pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan ini. Semua orang kan ingin memenangi Piala Dunia, tapi ya beginilah," ujar Tuchel seperti dikutip Sky Sports.

Meski demikian, pelatih asal Jerman itu memastikan Inggris tetap akan tampil serius. Menurutnya, profesionalisme tetap harus dijaga meski hasil di semifinal meninggalkan rasa kecewa.

Baca Juga: Messi Cuma Lepas Satu Tembakan, Tapi Dua Assistnya Hancurkan Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026

"Kami punya sehari lebih sedikit daripada Prancis untuk memulihkan tenaga, tapi kami akan melakukannya secara profesional," kata Tuchel.

Mantan pelatih Chelsea itu menilai kemampuan untuk bangkit setelah kegagalan menjadi bagian penting dari mentalitas tim besar. Inggris pun dituntut segera mengalihkan fokus sebelum menghadapi Prancis.

"Yang terpenting bagi kami adalah bangkit dan bereaksi. Itulah yang harus Anda lakukan di level tertinggi olahraga ini dan itulah yang akan kami lakukan," tegas Tuchel.

Bagi Inggris maupun Prancis, laga ini menjadi kesempatan terakhir untuk menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif, meski bukan trofi yang sejak awal mereka incar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama