Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Riset AMDK Terbaru: Dua Pemain Utama Kuasai 71,6% Pasar Nasional

        Riset AMDK Terbaru: Dua Pemain Utama Kuasai 71,6% Pasar Nasional Kredit Foto: Freepik
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pilihan masyarakat terhadap air minum dalam kemasan (AMDK) tidak hanya dipengaruhi oleh harga, tetapi juga kualitas, kepercayaan, dan kebiasaan terhadap merek. Hal ini tercermin dalam hasil riset pasar AMDK di 10 kota besar di Indonesia

        Riset tersebut dilakukan oleh lembaga Diskursus Network & Ecosystem, yang melibatkan 1.033 responden/outlet di Bali, Balikpapan, Bandung, Jakarta, Makassar, Malang, Medan, Semarang, Solo, dan Surabaya pada Juni 2026. 

        Dari total responden, sebanyak 589 outlet atau sekitar 57% menyebut AQUA sebagai merek air mineral paling laris di tempat mereka. Posisi kedua ditempati Le Minerale dengan 228 sebutan (27,4%), diikuti Vit dengan 39 sebutan (4,7%).

        Sementara itu, lima besar dilengkapi oleh Cleo yang meraih 34 sebutan (4,1%) dan Aquviva dengan 31 sebutan (3,7%).

        Di luar lima besar, Club memperoleh 28 sebutan (3,4%), disusul Squades dan Oasis yang masing-masing mengumpulkan 11 sebutan (1,3%). Posisi berikutnya ditempati Pristine dengan 9 sebutan (1,1%), sedangkan Nestle Pure Life berada di urutan ke-10 dengan 8 sebutan (1,0%).

        Hasil tersebut memperlihatkan dominasi dua pemain utama di industri AMDK nasional. Jika digabungkan, AQUA dan Le Minerale menguasai sekitar 71,6% dari total sebutan responden, menunjukkan tingkat pengenalan dan preferensi konsumen yang jauh melampaui merek-merek lainnya.

        Baca Juga: Kemenperin Percepat Sertifikasi Industri AMDK Jelang SNI Wajib 2026

        Baca Juga: Pasar Premium Single Malt Indonesia Makin Berkembang, Glengoyne dan Tamdhu Resmi Masuk

        Kepala Riset Diskursus Network and Ecosystem, Agustinus Dwianto, mengatakan berdasarkan survei yang dilakukan terhadap ribuan responden di berbagai wilayah Indonesia, pihaknya melihat bahwa faktor kepercayaan, keamanan sumber air, dan kualitas menjadi determinan utama dalam pemilihan air minum sehari-hari. 

        "Studi ini menunjukkan bahwa mayoritas konsumen cenderung memilih merek yang telah memiliki rekam jejak panjang dan jaminan kualitas yang konsisten," kata dia.

        Sebagai informasi saja, hasil riset ini merupakan persepsi dan observasi pedagang/outlet terhadap merek paling laris di tempat mereka, bukan audit volume transaksi penjualan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: