Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mandul di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Pilih Fokus Bawa Spanyol Juara

        Mandul di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Pilih Fokus Bawa Spanyol Juara Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026 belum seledak ekspektasi publik meski namanya digadang-gadang sebagai bintang baru sepak bola dunia. Namun, winger muda Spanyol itu memilih mengabaikan kritik dan tetap memusatkan perhatian pada target terbesar bersama timnya.

        Hingga babak 32 besar, Yamal baru mencetak satu gol dari empat penampilannya bersama Timnas Spanyol. Catatan tersebut membuatnya tertinggal jauh dari para pesaing dalam perebutan gelar top skor turnamen.

        Saat ini, Lionel Messi dan Kylian Mbappe memimpin daftar pencetak gol sementara dengan enam gol. Sementara itu, Erling Haaland sudah mengoleksi lima gol, sedangkan Ousmane Dembele dan Vinicius Junior masing-masing mengemas empat gol.

        Yamal juga gagal menambah koleksi golnya ketika Spanyol menang meyakinkan 3-0 atas Austria di babak 32 besar. Meski tidak mencetak gol maupun assist, pemain Barcelona itu tetap dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.

        Alih-alih kecewa dengan produktivitasnya yang belum maksimal, Yamal justru menegaskan bahwa kemenangan tim jauh lebih penting daripada pencapaian individu.

        "Saya sangat bahagia. Yang terpenting kami menang dan lolos ke babak berikutnya," ujar Yamal, dikutip dari laman resmi FIFA, Jumat (3/7/2026).

        Pernyataan tersebut memperlihatkan kedewasaan pemain yang baru akan menginjak usia 19 tahun pada bulan ini. Di tengah sorotan publik terhadap minimnya jumlah gol, ia tetap menempatkan kepentingan tim di atas ambisi pribadi.

        Yamal juga menegaskan bahwa impian terbesarnya sejak kecil bukanlah menjadi pencetak gol terbanyak, melainkan membawa Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia.

        "Saat masih kecil, setiap anak yang bermimpi menjadi pesepak bola pasti ingin bermain untuk tim nasionalnya. Sekarang saya berada di Piala Dunia. Fokus saya adalah membawa Spanyol terus melaju dan mewujudkan mimpi menjadi juara dunia," katanya.

        Perjalanan Yamal di turnamen tahun ini memang tidak sepenuhnya mulus. Ia tampil dalam seluruh pertandingan Spanyol, tetapi hanya tiga kali menjadi starter karena sempat belum pulih sepenuhnya saat menghadapi Tanjung Verde pada fase grup.

        Meski begitu, pemain muda tersebut mengaku kondisinya kini terus membaik dan mulai menemukan kembali permainan terbaiknya menjelang laga-laga penting di fase gugur.

        "Perlahan saya mulai merasa kembali menjadi diri sendiri, kembali melakukan pergerakan-pergerakan yang menjadi ciri permainan saya," ungkap Yamal.

        Baca Juga: Baru 18 Tahun, Lamine Yamal Lewati Rekor Mbappe Jelang Lawan Portugal

        Performa yang mulai meningkat menjadi kabar positif bagi Spanyol yang akan menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Duel sesama raksasa Eropa itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa (7/7/2026) di Stadion Dallas, Amerika Serikat.

        Portugal sendiri memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Kroasia melalui kemenangan dramatis 2-1. Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos menjadi pencetak gol yang membawa Selecao membalikkan keadaan.

        Meski produktivitas golnya belum menonjol, kepercayaan diri Yamal tetap tinggi. Bagi sang winger, trofi juara dunia akan jauh lebih berarti dibandingkan sekadar mengejar gelar pencetak gol terbanyak.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: