Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jelang Kunjungan ke RI, Ini Jejak Kepemimpinan Narendra Modi Membangun India

        Jelang Kunjungan ke RI, Ini Jejak Kepemimpinan Narendra Modi Membangun India Kredit Foto: Duta Besar India untuk Indonesia for Warta Ekonomi
        Warta Ekonomi, Surabaya -

        Perdana Menteri  ( PM ) India, Narendra Modi, direncanakan akan berkunjung kenegaraan ke Indonesia tanggal 6 hingga 8 Juli 2026 nanti. Kunjungan Modi ke Indonesia ini sebagai upaya untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India.

        Saat ini kepemimpinannya Modi kembali menjadi sorotan publik karena menjadi salah satu kepala pemerintahan dengan masa jabatan terlama di era modern sekaligus pemimpin India yang berhasil mengantarkan negaranya melalui berbagai transformasi ekonomi, sosial, dan pembangunan selama lebih dari satu dekade.

        Di bawah kepemimpinannya, India memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia. Berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor industri, serta reformasi ekonomi yang mendorong pertumbuhan nasional.

        Hal itu diungkapkan, Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, saat diskusi dengan media Jawa Timur dan Jawa Tengah via online di Surabaya kemarin sore.

        "Kunjungan resmi PM Narendra Modi ke Indonesia diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Indonesia dan India selama ini menjalin kerja sama yang erat di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pertahanan, ekonomi digital, hingga penguatan stabilitas kawasan Indo-Pasifik," terang  Shri Sandeep Chakravorty dalam konferensi pers

        Shri Sandeep Chakravorty menjelaskan, saatt ini pemerintah India telah memperluas berbagai program perlindungan sosial lewat program Pradhan Mantri Ujjwala Yojana yang diluncurkan pada 2016 lalu, lebih dari 100 juta keluarga kurang mampu memperoleh sambungan gas secara gratis, terutama untuk rumah tangga yang dipimpin perempuan. Program tersebut dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap kayu bakar sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

        Di sektor infrastruktur dasar, sekitar 18.000 desa tambah Shri Sandeep Chakravorty sudah bisa menikmati jaringan listrik. Hal itu, untuk memperluas pemerataan energi hingga ke wilayah pedesaan.

        Sementara di bidang perumahanShri Sandeep Chakravorty menyebutkan, pemerintah India menjadikan penyediaan hunian layak sebagai salah satu prioritas nasional lewat program PM Awas Yojana, lebih dari 42 juta rumah telah disetujui pembangunannya sepanjang periode 2014–2024. Setelah kembali dilantik pada Juni 2024, kabinet Modi juga menyetujui pembangunan tambahan 30 juta rumah bagi masyarakat di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

        Disisi lain di sektor pertanian juga menjadi perhatian khusus lewat

        program PM-KISAN, yang memberikan bantuan langsung kepada lebih dari 92 juta petani dengan nilai bantuan mencapai lebih dari 2,11 miliar dolar Amerika Serikat.

        Pembangunan infrastruktur transportasi menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan Modi. Pemerintah India terus memperluas jaringan jalan tol, jalur kereta api, konektivitas digital, hingga transportasi air sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur generasi baru.

        Dalam keterangan resminya, Pemerintah India menyatakan bahwa pembangunan transportasi merupakan instrumen penting untuk mendorong transformasi ekonomi nasional.

        "PM Modi percaya bahwa transportasi merupakan sarana penting menuju transformasi. Oleh karena itu, Pemerintah India terus bekerja untuk menciptakan infrastruktur generasi masa depan," pungkas Shri Sandeep Chakravorty

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Mochamad Ali Topan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: