Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BRI Tebar Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham

        BRI Tebar Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp52,1 triliun atau setara Rp346 per saham. Nilai tersebut menjadi dividen tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

        Keputusan pembagian dividen itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang digelar pada 10 April 2026.

        Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan pembagian dividen jumbo tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga profitabilitas sekaligus menciptakan nilai bagi pemegang saham dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

        "Kami ingin memastikan pertumbuhan Perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Hery dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (6/7/2026).

        Pembagian dividen tersebut mengacu pada kinerja keuangan konsolidasian BRI sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan laba tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp57,132 triliun, dengan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp56,65 triliun.

        Kinerja positif itu berlanjut pada kuartal I-2026. BRI mencatat laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

        Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI mencapai Rp1.562 triliun atau meningkat 13,7 persen yoy. Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1.555 triliun atau tumbuh 9,4 persen yoy.

        Hery menegaskan, perseroan akan melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru. 

        Baca Juga: Triwulan II 2026, Bisnis Konsumer BRI Bandung Tembus Rp19,3 Triliun

        Baca Juga: Mitratel Tebar Dividen Rp25,6 per Saham, Angkat Direktur Investasi Baru

        Menurutnya, kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) juga menjadi momentum penting bagi BRI untuk memperkuat sinergi dan mempercepat transformasi perusahaan.

        Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyampaikan bahwa bank-bank milik pemerintah terus mencatatkan kinerja positif seiring berjalannya agenda transformasi. 

        "Kinerja bank Himbara yang positif jadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan kerakyatan, termasuk industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, infrastruktur, UMKM, serta berbagai sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing nasional," ujar Dony.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: