Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tak Terima Dipanggil dengan Sebutan 'Si Udin', Ahmad Khozinudin Semprot Refly Harun: Tak Punya Etika dan Tata Krama!

        Tak Terima Dipanggil dengan Sebutan 'Si Udin', Ahmad Khozinudin Semprot Refly Harun: Tak Punya Etika dan Tata Krama! Kredit Foto: Youtube Channel Ahmad Khozinudin
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hubungan dua pengacara yang berkaitan dengan Roy Suryo, Ahmad Khozinudin dan Refly Harun kian memanas. Ahmad Khozinudin meluapkan kekesalannya setelah Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun, berulang kali memanggilnya dengan sebutan "Si Udin" dalam sebuah tayangan siniar (podcast).

        Perseteruan ini memperuncing keretakan di antara kedua kuasa hukum Roy Suryo dalam kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

        Saat ini, Khozinudin memimpin Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis (TA-AKAA), sementara Refly Harun tergabung dalam Tim TalkHAM.

        Kekesalan Khozinudin bermula dari tayangan podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan pada Senin (6/7/2026). Dalam tayangan tersebut, Refly Harun beberapa kali menyebut nama Khozinudin dengan sapaan "Si Udin".

        Baca Juga: Dituding Bermanuver, Refly Harun: Apa Saya Jadi Lembut dengan Solo?

        "Nah, itu si Udin enggak tabayun dan sama sekali mengungkapkan sesuatu yang tidak faktual," ujar Refly Harun dalam kutipan siniar tersebut.

        Dianggap Merendahkan dan Niretika

        Merespons hal itu, Ahmad Khozinudin langsung melayangkan kritik tajam melalui akun media sosial pribadinya pada Senin (6/7/2026). Ia menilai panggilan tersebut sengaja digunakan untuk merendahkan martabatnya sebagai sesama rekan sejawat advokat.

        "Sikapnya yang merendahkan penulis dapat disimpulkan bahwa RH (Refly Harun) tak punya etika dan tata krama," tulis Khozinudin dalam catatan resminya yang berjudul Terima Kasih Bang Refly Harun, Nama Saya Sudah Diubah Menjadi Si Udin di akun media sosialnya.

        Khozinudin menegaskan bahwa nama "Ahmad Khozinudin" diberikan oleh orang tuanya dengan untaian doa agar dirinya menjadi sosok yang memahami agama Islam. Ia menyayangkan sikap Refly yang mengubah nama tersebut.

        "Mungkin penulis disetarakan dengan sebutan lain yang lazim digunakan untuk merendahkan. Padahal, sebegitu marahnya saya, tak pernah membuat saya memanggil RH dengan sebutan 'Si Refly' atau 'Si Harun'," cetus Khozinudin.

        Pecah Kongsi di Kasus Roy Suryo

        Ketegangan kedua pengacara ini sebenarnya sudah terendus sejak Khozinudin mendepak salah satu anggotanya, Abdul Gafur Sangadji, dari Tim Advokasi karena dinilai membelot ke kubu Refly Harun.

        Selain itu, Khozinudin secara terbuka mengkritik langkah hukum Refly Harun yang mengajukan gugatan praperadilan untuk menguji keabsahan penangkapan Roy Suryo. Langkah tersebut dinilai tidak sejalan dengan strategi timnya.

        Khozinudin juga menegaskan bahwa protes keras yang ia sampaikan bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan mewakili sikap seluruh advokat yang tergabung dalam TA-AKAA.

        Hingga berita ini diturunkan, pihak Refly Harun belum memberikan tanggapan resmi lebih lanjut mengenai respons tajam yang disampaikan Ahmad Khozinudin.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: