Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo-Modi Sepakati 16 Kerja Sama RI-India, Indonesia Resmi Kontrak Rudal BrahMos hingga Kampus India

        Prabowo-Modi Sepakati 16 Kerja Sama RI-India, Indonesia Resmi Kontrak Rudal BrahMos hingga Kampus India Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi memperkuat hubungan strategis kedua negara dengan menyepakati 16 dokumen kerja sama dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/7/2026). Kesepakatan tersebut mencakup berbagai sektor penting, mulai dari pertahanan, energi, ekonomi, pendidikan, kesehatan, teknologi, hingga kebudayaan.

        Salah satu kerja sama yang paling menyita perhatian adalah penandatanganan kontrak pengadaan sistem pertahanan rudal BrahMos antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Selain itu, kedua negara juga menyepakati kerja sama pengembangan rudal udara ke udara serta sejumlah kolaborasi di sektor industri strategis.

        Dalam pernyataan bersama usai pertemuan, Prabowo menegaskan kunjungan Narendra Modi menjadi momentum penting untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan India melalui kerja sama yang nyata dan saling menguntungkan.

        "Kunjungan kali ini, sekali lagi merupakan tanda betapa kita ingin terus memelihara persahabatan dan kerja sama tersebut," kata Prabowo.

        Di bidang energi, Indonesia dan India sepakat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan energi bersih, termasuk proyek pembangkit listrik tenaga surya. Kedua negara juga akan meningkatkan pertukaran teknologi serta kapasitas di bidang teknologi nuklir sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

        Kerja sama keamanan juga menjadi fokus utama. Prabowo dan Modi berkomitmen memperdalam kolaborasi dalam pengembangan teknologi baru, penanggulangan kejahatan lintas negara, hingga memperkuat kerja sama pemberantasan terorisme melalui Indonesia-India Security Dialogue yang akan kembali digelar.

        Pada sektor konektivitas, kedua pemimpin mendukung pengembangan Pelabuhan Sabang di Aceh yang akan dihubungkan dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India. Langkah ini diharapkan memperkuat jalur perdagangan sekaligus mempererat hubungan maritim kedua negara.

        Di bidang ekonomi, Indonesia dan India akan mempercepat pembahasan Indonesia-India Preferential Trade Agreement serta mendorong peningkatan perdagangan bilateral. Kedua negara juga menyambut kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR Code atau cross-border QR payment linkage untuk mempermudah transaksi masyarakat dan pelaku usaha.

        Kerja sama kesehatan turut diperluas melalui peningkatan kapasitas dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Sementara di sektor pendidikan, kedua negara berencana meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di India, sekaligus mendukung pendirian kampus Indian Institute of Management (IIM) dan membuka peluang pembangunan Indian Institute of Technology (IIT) di Indonesia.

        Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan India dalam restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan yang berstatus sebagai situs warisan dunia UNESCO. Selain itu, Indonesia dan India menetapkan periode 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara untuk memperkuat diplomasi budaya dan pendidikan.

        Menurut Prabowo, seluruh kesepakatan yang telah ditandatangani diharapkan segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

        Baca Juga: Prabowo Lebih Dipercaya dalam Penegakan Hukum daripada Jokowi

        "Kami yakin kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," tegas Prabowo.

        Adapun 16 dokumen kerja sama yang disepakati mencakup bidang keselamatan maritim, penanggulangan bencana, mineral dan industri baja, kesehatan, restorasi Candi Prambanan, telekomunikasi, regulasi produk medis, pertanian, teknologi pemilu, riset dan inovasi, kontrak rudal BrahMos, kerja sama rudal udara ke udara, pengembangan material non-ferrous, joint venture industri baja, kerja sama pendidikan tinggi, hingga eksplorasi antariksa untuk tujuan damai.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: