Wasit Prancis vs Spanyol Pernah Usir Pemain karena Aturan Baru FIFA, Ini Rekam Jejak Ivan Barton di Piala Dunia 2026
Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
Nama Ivan Barton kembali menjadi sorotan setelah FIFA menunjuknya sebagai wasit semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol. Wasit asal El Salvador itu memiliki catatan unik setelah menjadi pengadil pertama yang menerapkan aturan baru FIFA yang dikenal dengan sebutan "Prestianni Law".
Barton membuat sejarah tersebut saat memimpin pertandingan Turki melawan Paraguay di fase grup Piala Dunia 2026. Dalam laga itu, ia mengeluarkan kartu merah kepada pemain Paraguay Miguel Almiron karena dianggap melakukan pelanggaran terkait gestur saat berbicara dengan lawan.
Almiron mendapatkan kartu kuning kedua setelah kedapatan menutup mulut ketika berbicara kepada bek Turki Mert Muldur usai terjadi pelanggaran di tengah lapangan. Keputusan Barton tersebut menjadi perhatian karena menjadi pertama kalinya pemain diusir dari lapangan akibat tindakan tersebut.
Aturan yang diterapkan Barton kemudian dikaitkan dengan istilah "Prestianni Law". Nama tersebut merujuk pada kasus dugaan tindakan rasisme yang melibatkan pemain Benfica Gianluca Prestianni terhadap Vinicius Junior dalam pertandingan playoff Liga Champions.
Saat itu, Prestianni dituduh melakukan ejekan bernada rasial kepada Vinicius dengan gestur menutup mulut. Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian besar dan mendorong penerapan aturan yang lebih ketat terhadap tindakan serupa.
Di Piala Dunia 2026, Miguel Almiron bukan satu-satunya pemain yang terkena dampak aturan tersebut. Sebelumnya, pemain Ekuador Piero Hincapie juga mendapat kartu merah setelah melakukan tindakan serupa saat menghadapi Meksiko pada babak 32 besar.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Barton juga mencatat sejumlah prestasi sepanjang Piala Dunia 2026. Ia menjadi wasit asal Konfederasi Sepak Bola Amerika Tengah (CONCACAF) yang paling banyak memimpin pertandingan dalam sejarah turnamen.
Baca Juga: Spanyol Kirim Pesan ke Prancis: Status Favorit Tak Menjamin Juara Piala Dunia 2026
Wasit berusia 35 tahun itu telah dipercaya memimpin beberapa pertandingan penting, termasuk Turki vs Paraguay, Jepang vs Swedia, serta laga 16 besar Swiss kontra Kolombia. Duel Prancis vs Spanyol akan menjadi pertandingan Piala Dunia 2026 keempat yang dipimpinnya.
Dalam semifinal nanti, Barton akan dibantu oleh dua asisten wasit, David Moran dari El Salvador dan Antonio Pupiro dari Nikaragua. Sementara Glenn Nyberg asal Swedia bertugas sebagai ofisial keempat.
Pertandingan Prancis vs Spanyol sendiri dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB di Dallas Stadium. Laga tersebut menjadi salah satu duel paling dinanti karena mempertemukan dua kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: