Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        AS-Iran Panas Lagi! Bos Pertamina Sebut Stok Pertalite Cukup untuk 15 Hari

        AS-Iran Panas Lagi! Bos Pertamina Sebut Stok Pertalite Cukup untuk 15 Hari Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) belakangan ramai diperbincangkan publik di tengah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik Amerika Serikat (AS) dan Iran. Benar saja, antrean panjang kendaraan terlihat mengular di sejumlah SPBU.

        Meski begitu, Pertamina memastikan pasokan BBM nasional masih berada dalam kondisi aman. Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menegaskan masyarakat tidak perlu panik. Menurutnya, stok Pertalite maupun Biosolar saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam beberapa pekan ke depan.

        "Kalau stok untuk BBM nasional rata-rata di 14 sampai 40 hari. Itu berbeda-beda ya, karena ada yang mungkin sekarang Pertalite dan Biosolar rata-rata sekarang di 15 harian, 15 hari," kata Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

        Ia meminta masyarakat tidak terpancing isu yang berkembang mengenai kelangkaan BBM maupun LPG. Taufik memastikan Pertamina telah menyiapkan cadangan stok nasional dalam jumlah yang lebih dari cukup.

        Baca Juga: Viral Lagi Gibran Disebut Tak Tamat SMA, Bapak Anak Sama-sama Ngibul?

        "Saya sampaikan juga bahwa mohon juga masyarakat tidak terlalu khawatir bahwa secara stok nasional kebutuhan BBM dan LPG kami senantiasa kita siapkan lebih dari cukup. Dan ini nanti akan kita uraikan untuk distribusinya lebih cepat ke SPBU-SPBU dan ritel," ujarnya.

        Untuk mengatasi antrean yang sempat terjadi di sejumlah daerah, Pertamina Patra Niaga kini mempercepat distribusi BBM dari terminal menuju SPBU.

        Menurut Taufik, perusahaan juga menambah armada pengangkut sekaligus memperpanjang jam operasional sejumlah SPBU agar pasokan lebih cepat sampai ke masyarakat.

        "Tugas kami adalah untuk mengurai bagaimana itu sampai ke SPBU ini bisa lebih cepat karena di beberapa titik mungkin yang harus kami resolve itu secara segera supaya tidak terjadi antrean," ucapnya.

        Belakangan, isu kelangkaan BBM sempat menjadi perhatian publik, salah satunya setelah muncul antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Medan dan beberapa wilayah Sumatera. Namun, Taufik mengklaim kondisi tersebut kini telah kembali normal seiring percepatan distribusi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: