Ketegangan Memanas, Gedung Putih Tegaskan Dialog dengan Iran Tetap Berjalan
Kredit Foto: Istimewa
Gedung Putih menyatakan komunikasi dan pembicaraan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih terus berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan akibat eskalasi militer kedua negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam konferensi pers pada Kamis (16/7/2026) waktu setempat. Menurutnya, jalur diplomasi tetap dibuka, namun tidak mengubah sikap tegas AS terhadap tindakan Iran.
"Kami sedang berbicara dengan mereka. Namun sekali lagi, Presiden tidak akan membiarkan mereka menembaki kapal-kapal di selat itu tanpa menanggung konsekuensinya," ujar Leavitt.
Ia juga menyebut pemerintah Iran masih menunjukkan keinginan untuk mencapai kesepakatan dengan Presiden Donald Trump.
"Mereka telah menyatakan masih ingin mencapai kesepakatan dengan Presiden," katanya.
Pernyataan Gedung Putih disampaikan di tengah dinamika hubungan kedua negara yang kembali memanas. Sehari sebelumnya, Rabu (15/7/2026), Presiden Donald Trump menyampaikan apresiasi kepada Iran setelah pembebasan seorang warga negara AS yang ditahan sejak Desember 2024. Langkah tersebut sempat dinilai sebagai sinyal positif bagi upaya diplomasi.
Namun, di saat yang sama, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan dimulainya gelombang baru serangan udara ke wilayah Iran pada Kamis pukul 14.00 waktu setempat atau Jumat (17/7/2026) pukul 01.00 WIB.
Menurut CENTCOM, operasi tersebut merupakan serangan malam keenam secara berturut-turut yang ditujukan untuk melemahkan kapabilitas militer Iran di kawasan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: