Gaji Miliaran, Kapten Timnas Spanyol ini Lebih Memilih Mobil Usang Rp75 Jutaan Ketimbang Supercar
Kredit Foto: Istimewa
Di tengah tren pesepak bola dunia yang identik dengan koleksi mobil mewah, Kapten Tim Nasional Spanyol Rodrigo Hernández atau Rodri justru menunjukkan gaya hidup yang berbeda. Peraih Ballon d'Or 2026 itu memilih mempertahankan mobil bekas senilai sekitar Rp75 juta, bahkan ketika kariernya terus menanjak di kompetisi elite Eropa.
Kisah tersebut diungkap Rodri dalam esainya di The Players' Tribune. Ia bercerita, pada awal meniti karier profesional dirinya belum memiliki kendaraan pribadi. Untuk berangkat latihan, Rodri mengandalkan sepeda dan trem karena biaya taksi dinilai terlalu mahal untuk digunakan setiap hari.
Setelah memperoleh surat izin mengemudi, Rodri meminta sang ayah mencarikan mobil yang terjangkau. Dengan anggaran sekitar 3.000 euro, ayahnya akhirnya menemukan sebuah Opel Corsa bekas seharga 4.000 euro atau sekitar Rp75 juta.
Mobil itu jauh dari kesan mewah. Fitur yang disebut sebagai "komputer" ternyata hanya berupa layar kecil untuk mengoperasikan radio. Namun, hal tersebut sama sekali tidak menjadi persoalan bagi Rodri.
Ia tetap mengendarai Opel Corsa tersebut setiap hari menuju tempat latihan, meski pilihan itu kerap mengundang candaan dari rekan-rekan setimnya.
"Saya mengendarai mobil itu ke tempat latihan setiap hari. Rekan-rekan setim menertawakan saya, tetapi saya tidak peduli. Saya menyukai mobil itu," tulis Rodri.
Kesederhanaan Rodri ternyata bukan hanya soal kendaraan. Saat masih membela Villarreal, gelandang asal Spanyol itu juga memilih tinggal di asrama mahasiswa Universitas Castellon meski telah menerima gaji sekitar 30.000 poundsterling atau lebih dari Rp650 juta per pekan.
Keputusan tersebut diambil karena Rodri saat itu masih menempuh pendidikan di jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis. Alih-alih menyewa apartemen atau rumah pribadi, ia memilih berbagi tempat tinggal dengan mahasiswa lain hingga berhasil menyelesaikan kuliahnya.
Baca Juga: Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Takhta Ranking FIFA
Baca Juga: Otamendi Semprot Rodri Usai Final Piala Dunia 2026, Singgung Laporte yang Disebut Menangis Seminggu
Temannya semasa di asrama, Valentin Henarejo, mengatakan kehidupan Rodri nyaris tidak berubah meski namanya mulai dikenal di La Liga. Menurutnya, Rodri tetap menjalani rutinitas sederhana, mulai dari berlatih, mengikuti pertandingan, hingga belajar di sela-sela aktivitas sebagai pesepak bola profesional.
Rodri sendiri pernah menjelaskan bahwa pendidikan menjadi investasi untuk kehidupannya setelah pensiun dari sepak bola. Ia pun berhasil menyelesaikan kuliahnya ketika memasuki musim ketiga bersama Manchester City.
Kisah Rodri menjadi pengecualian di dunia sepak bola modern. Saat banyak pesepak bola memilih supercar sebagai simbol kesuksesan, gelandang Spanyol itu justru membuktikan bahwa kendaraan sederhana sudah lebih dari cukup selama mampu mengantarkannya menuju tempat latihan setiap hari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: