Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PM Baru Inggris Restui Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran, Lanjutkan Kebijakan Starmer

        PM Baru Inggris Restui Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran, Lanjutkan Kebijakan Starmer Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyetujui penggunaan pangkalan militer Inggris oleh Amerika Serikat untuk mendukung serangan defensif terhadap Iran. Kebijakan tersebut menjadi kelanjutan dari keputusan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Keir Starmer.

        Persetujuan itu diberikan setelah Burnham menerima penjelasan mengenai hasil rapat para menteri dan pejabat senior Inggris yang digelar sebelum dirinya resmi menjabat sebagai perdana menteri.

        Dalam pertemuan tersebut, pemerintah memutuskan pangkalan militer Inggris di Diego Garcia, Samudra Hindia, dan RAF Fairford di Gloucestershire tetap dapat digunakan pesawat militer Amerika Serikat. Operasi itu disebut ditujukan untuk menghadapi ancaman rudal Iran dan melindungi jalur pelayaran di Selat Hormuz.

        Menurut laporan Al Arabiya yang dikutip Rabu (22/7/2026), Burnham menyetujui keputusan tersebut setelah mendapat pemaparan dari para pejabat. Ia juga disebut akan mempertahankan kebijakan pemerintah sebelumnya terkait penggunaan pangkalan Inggris oleh militer AS.

        Langkah itu membuka peluang pangkalan militer Inggris kembali dipakai dalam operasi militer Amerika Serikat yang masih berlangsung. Keputusan tersebut muncul ketika serangan AS terhadap Iran telah memasuki hari ke-10.

        Komando Pusat Amerika Serikat sebelumnya menyatakan telah menyerang sejumlah pusat komando militer Iran, lokasi peluncuran rudal, serta sistem pertahanan udara dalam operasi terbaru pada Selasa (21/7) waktu setempat.

        Keputusan Burnham diperkirakan memicu kritik dari Partai Hijau dan Partai Liberal Demokrat. Kedua partai itu menolak penggunaan pangkalan militer Inggris karena dinilai dapat menyeret negara tersebut ke dalam dugaan kejahatan perang.

        Tak lama setelah dilantik sebagai perdana menteri, Burnham juga melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam percakapan itu, Burnham menegaskan komitmennya menjaga keamanan Inggris dan negara-negara sekutunya.

        Baca Juga: Amerika Klaim Perang Iran Sudah Dimulai 47 Tahun Lalu, Bukan di Era Donald Trump

        "(Burnham) mengatakan bahwa memastikan keamanan Inggris dan sekutunya adalah prioritas utamanya," kata juru bicara Burnham.

        Juru bicara tersebut juga menyebut Burnham mengundang Trump untuk berkunjung ke kota asalnya, Manchester.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: