Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kronologi Jubir IKN Ditemukan Meninggal di Rusun ASN

        Kronologi Jubir IKN Ditemukan Meninggal di Rusun ASN Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sekaligus Staf Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Hermina IKN. Otorita IKN menyatakan Troy wafat karena sebab alami.

        Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan tim dokter RS Hermina IKN memastikan Troy meninggal dunia pada pukul 14.25 Wita. Sebelumnya, Troy dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 12.45 Wita untuk mendapatkan penanganan medis.

        "Beliau dibawa ke RS sekitar pukul 12.45 Wita dan segera diperiksa oleh tim dokter. Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami," ujar Thomas, Sabtu malam.

        Peristiwa bermula saat Troy dijadwalkan berangkat menuju Balikpapan pada pukul 08.00 Wita untuk memimpin ibadah di sebuah gereja. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Troy telah bangun dan beraktivitas seperti biasa sejak sekitar pukul 06.00 Wita.

        Namun, menjelang waktu keberangkatan, sopir pribadi Troy berulang kali mencoba menghubunginya melalui telepon. Karena tidak mendapat respons, sopir kemudian mendatangi kamar Troy di Rumah Susun (Rusun) ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara.

        Menurut Thomas, pintu kamar telah diketuk dan nama Troy beberapa kali dipanggil, tetapi tidak ada jawaban. Kondisi tersebut membuat pihak di lokasi memutuskan membuka paksa pintu kamar yang terkunci.

        Setelah pintu berhasil dibuka, Troy ditemukan dalam posisi berbaring di atas tempat tidur. Saat diperiksa di lokasi, ia diketahui sudah tidak bernapas sehingga langsung dilarikan ke RS Hermina IKN untuk memastikan kondisi medisnya.

        Hasil pemeriksaan tim dokter menyatakan Troy telah meninggal dunia akibat sebab alami.

        Thomas juga menjelaskan bahwa dari pemeriksaan fisik awal tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan pada jenazah. Berdasarkan keterangan keluarga, Troy memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi dan rutin mengonsumsi obat setiap hari untuk menjaga kondisi kesehatannya.

        Baca Juga: Ribut Posisi Duduk Gibran, Wapres Tiba-tiba Diusulkan Ngantor di IKN

        Setelah proses administrasi dan penghormatan di RS Hermina IKN selesai, jenazah Troy langsung diterbangkan ke Jakarta. Pihak Otorita IKN memperkirakan jenazah akan tiba di rumah duka di Jakarta pada Minggu (26/7) pagi.

        Kepergian Troy meninggalkan duka bagi jajaran Otorita IKN. Ia dikenal sebagai salah satu pejabat generasi awal yang terlibat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara sejak masa awal pengembangan kawasan, ketika aktivitas perkantoran masih berpusat di Balikpapan dan para pegawai harus menempuh perjalanan darat setiap hari sebelum akhirnya menempati rusun ASN di kawasan IKN.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: