Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kenapa Setiap Masalah Dikaitkan dengan Jokowi? Gus Din: Dia Itu Magnet

        Kenapa Setiap Masalah Dikaitkan dengan Jokowi? Gus Din: Dia Itu Magnet Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai masih memiliki daya tarik politik yang sangat kuat meski sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.

        Di tengah berbagai kontroversi yang terus menyeret namanya, relawan Prabowo-Gibran Syafrudin Budiman atau Gus Din bahkan menyebut Jokowi layaknya "magnet" yang mampu mendongkrak popularitas siapa pun yang berada di sekitarnya, termasuk pihak yang memilih berseberangan.

        "Jokowi itu magnet, baik itu dari sisi negatif maupun positif. Siapa yang dekat dengan Jokowi atau di pusaran dia akan menikmati. Tapi siapa yang melawan Jokowi juga akan menikmati. Akan menikmati ya popularitasnya, sosialnya, medianya," katanya dalam podcast On The Table di YouTube Cumicumi.

        Gus Din menilai tidak sedikit pihak yang sengaja mengaitkan diri dengan Jokowi demi mendapatkan sorotan publik. Menurutnya, setelah tak lagi menjabat sebagai presiden, nama Jokowi tetap menjadi bahan pembicaraan dalam berbagai isu, mulai dari dugaan korupsi hingga polemik keaslian ijazah yang berujung pada proses hukum.

        Baca Juga: Rakyat Sudah Jengah? Survei SMRC Ungkap Kepuasan ke Prabowo Anjlok Tajam

        Karena itu, ia menduga ada pihak-pihak yang sengaja mencari kesalahan Jokowi demi mendulang popularitas.

        "Banyak orang yang nggak kebagian kekuasaan ini kadang memilih melawan Jokowi, hanya kadang mereka ingin terkenal aja itu. Jadi cari salah-salahnya Jokowi," ujarnya.

        Gus Din juga menyoroti cara Jokowi menghadapi berbagai tudingan yang terus diarahkan kepadanya. Ia menilai sikap Jokowi yang tenang dan tidak mudah terpancing justru memberikan dampak positif di mata masyarakat. 

        "Jokowi stoik sejati diam tenang menjawab dengan itu malah dia tambah multiplier effect. Dia tambah terkenal, tambah ada daya tarik terhadap kekuatan politik. Rakyat makin cinta. Makin diserang makin cinta. Sampai sekarang aja diserang ya makin cinta. Nggak ada popularitas Joko itu jatuh diserang di sosmed," ucapnya.

        Baca Juga: Taruhan Terbesar Kubu Solo: Kalau PSI Gagal Lolos Senayan, Kartu Politik Jokowi Habis!

        Bahkan, Gus Din menilai popularitas Jokowi saat ini sudah berada pada level yang setara dengan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno.

        "Samalah dengan Soekarno diserang kanan kiri masih terkenal sampai detik ini terkenal. Jadi saya lihat levelnya Pak Jokowi ini sudah Soekarno walaupun Pak Jokowi juga Soekarnois," imbuhnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: