Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Diprediksi Bangkit Usai Dana Asing Lari Rp789 Miliar, Berikut 6 Saham Pilihannya

        IHSG Diprediksi Bangkit Usai Dana Asing Lari Rp789 Miliar, Berikut 6 Saham Pilihannya Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,89% pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Penurunan ini juga dibayangi aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai sekitar Rp789 miliar.

        Sejumlah saham menjadi sasaran utama aksi jual asing, yakni Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Chandra Asri Pacific (TPIA), Aneka Tambang (ANTM), dan Kalbe Farma (KLBF).

        Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menilai IHSG masih berpeluang mengalami technical rebound dalam jangka pendek pada perdagangan hari ini.

        "Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dengan level support di 6.050-6.100 dan resistance di 6.170-6.230," kata dia dalam riset hariannya, Rabu (29/7/2026).

        Di tengah peluang rebound tersebut, dia merekomendasikan enam saham yang layak dicermati pelaku pasar, yaitu BUMI, TLKM, TINS, BNBR, BREN, dan TOWR.

        Untuk BUMI, investor dapat mempertimbangkan speculative buy di level Rp165 per saham dengan batas cut loss di bawah Rp162 per saham dan target jangka pendek Rp168-170 per saham.

        Saham TLKM direkomendasikan dibeli di area Rp2.560 per saham, dengan cut loss di bawah Rp2.540 per saham dan target Rp2.600-2.650 per saham.

        Adapun TINS disarankan masuk pada kisaran Rp3.440-3.460 per saham, dengan cut loss di bawah Rp3.400 per saham dan target harga Rp3.490-3.520 per saham.

        Untuk BNBR, area beli berada di Rp102-104 per saham, cut loss di bawah Rp100 per saham, serta target Rp106-109 per saham.

        Baca Juga: BEI Minta Investor Tenang usai Perry Warjiyo Mundur dari Kursi Gubernur BI

        Baca Juga: IHSG Tertekan Lima Hari Berturut-turut, Ini Sentimen yang Membebani Pasar

        Baca Juga: Bos BCA Buka Suara soal Pengganti Perry Warjiyo, Ini Harapannya

        Sementara BREN direkomendasikan dibeli di kisaran Rp3.370-3.430 per saham dengan cut loss di bawah Rp3.370 per saham dan target Rp3.460-3.500 per saham.

        Sedangkan TOWR dinilai menarik untuk speculative buy di area Rp394-402 per saham, dengan cut loss di bawah Rp394 per saham dan target harga Rp406-414 per saham.

        Dia mengingatkan bahwa rekomendasi tersebut bersifat jangka pendek dan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi pasar serta manajemen risiko masing-masing investor.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: